SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Serang mengaku, akan merutinkan penyuluhan kepada keluarga yang berisiko stunting di Kota Serang.
Pasalnya, di tahun 2024 ini, masih terdapat 18.418 keluarga berisiko stunting di Kota Serang.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Serang, Imam Rana Hardiana mengatakan, Pemkot Serang belakangan ini rutin melakukan penyuluhan untuk menangani stunting di Kota Serang.
“Penanganan yang sudah sakitnya, yang sudah stuntingnya, dan juga pencegahan untuk keluarga yang rawan stunting,” kata Imam.
Imam mengaku, dengan penanganan secara tepat, dan keterlibatan semua stake holder yang ada di Kota Serang, angka KRS yang masih tinggi itu diharapkan dapat ditekan.
“Dari target memang kita sedang mengupayakan ditahun ini dan memang sudah turun. Kemudian kita sentuh dengan berbagai cara, mudah-mudah bisa mencoba dengan pencegahan maupun dengan penanganan setelah terkena stunting,” kata Imam.
Imam berharap, dengan melakukan pencegahan sedini mungkin, bisa menekan angka risiko stunting di Kota Serang.
“Melihat dari sejak awal, dari sejak dini kemungkinan-kemungkinan akan anak tersebut. Apakah memang sakit atau bagaimana. Jadi kita penanganannya bisa lebih mudah,” ungkap.
Editor: Agus Priwandono











