SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dalam rangka memperkuat ideologi Pancasila dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten terus melakukan berbagai langkah strategis untuk memperkuat wawasan kebangsaan di kalangan masyarakat.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengadakan berbagai kegiatan yang bertujuan menanamkan semangat persatuan dan kesatuan di tengah keragaman budaya dan suku bangsa yang ada di Indonesia. Seperti kemarin, Kesbangpol menggelar trainer of trainer (TOT) pusat pendidikan wawasan kebangsaan angkatan III di Aula Dinas Pariwisata Banten, KP3B, Kota Serang, Jumat 29 November 2024.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Banten Deden Apriandhi mengatakan, wawasan kebangsaan merupakan pondasi penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, terutama di tengah tantangan globalisasi yang semakin kompleks. Dalam wawancaranya dengan media, Deden menjelaskan bahwa pihaknya fokus pada kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk membentuk karakter bangsa yang berbasis pada nilai-nilai Pancasila, baik di kalangan generasi muda maupun masyarakat luas.
“Di tengah maraknya arus informasi dan berbagai tantangan yang ada, wawasan kebangsaan menjadi hal yang sangat krusial untuk dipertahankan. Kami dari Kesbangpol Banten berkomitmen untuk terus memperkuat wawasan kebangsaan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pelajar hingga pemuda, melalui berbagai kegiatan yang dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air,” kata Deden.
Salah satu langkah konkrit yang dilakukan oleh Badan Kesbangpol Banten dalam memperkuat wawasan kebangsaan adalah dengan menggelar pelatihan, seminar, dan diskusi yang membahas tentang pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini melibatkan berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga aparatur pemerintahan.
Melalui kegiatan tersebut, Kesbangpol Banten berharap dapat menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya Pancasila sebagai dasar negara yang harus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sosial masyarakat. Dalam hal ini, Pancasila bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga pedoman hidup yang relevan dengan tantangan zaman.
Deden menekankan bahwa salah satu upaya yang juga digalakkan adalah memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang ancaman terhadap wawasan kebangsaan, seperti radikalisasi, intoleransi, dan paham-paham yang bertentangan dengan ideologi negara. Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu fokus utama, mengingat semakin banyaknya informasi yang bisa diakses secara bebas melalui media sosial, yang tidak jarang menyebarkan paham-paham yang dapat merusak integritas kebangsaan.
“Kami harus bersama-sama menjaga agar generasi muda tidak terjerumus pada paham yang bisa merusak keutuhan negara. Ini adalah tantangan kita bersama untuk memastikan bahwa mereka memiliki pemahaman yang benar mengenai wawasan kebangsaan dan ideologi negara,” tambah Deden.
Selain fokus pada pendidikan di kalangan pelajar dan mahasiswa, Badan Kesbangpol Banten juga melibatkan berbagai elemen masyarakat lainnya, seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan. Melalui pendekatan ini, diharapkan wawasan kebangsaan dapat diterima dan dipahami secara lebih luas oleh berbagai lapisan masyarakat.
Salah satu program yang cukup mendapat perhatian adalah kegiatan dialog kebangsaan yang melibatkan para pemuka agama dan masyarakat. Dalam dialog tersebut, berbagai isu terkait kebangsaan, seperti keberagaman budaya, agama, dan suku, dibahas untuk menciptakan pemahaman bersama tentang pentingnya toleransi dan saling menghormati antar sesama warga negara.
“Kami melihat pentingnya kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, karena wawasan kebangsaan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama. Semua pihak harus bekerja sama untuk memperkuat semangat kebangsaan di tengah keragaman yang ada,” tambah Plt Kepala Bidang Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Badan Kesbangpol Banten, Holil Badawi.
Editor: Abdul Rozak











