SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Masyarakat dan pedagang di Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang, diminta untuk bisa menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, mengatakan, Pasar Induk Rau merupakan wilayah yang menjadi langganan banjir, setiap tahun.
Diat meminta, masyarakat harus bisa menerapkan PHBS dan tidak membuang sampah sembarangan agar banjir yang selalu terjadi tidak terulang kembali.
“Terus ya sedikitnya adalah budaya lokal kita yang udah hilang nih, gotong royong misalkan,” ungkap Diat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Farach Richi, mengaku bahwa pihaknya secara rutin telah melakukan pengangkutan sampah di PIR, guna meminimalisir terjadinya banjir akibat tersumbatnya saluran air ketika hujan deras.
“Sehari bisa tiga kali itu pengambilan. Bahkan kita bisa nurunin beberapa truk armada di situ,” ucap Farach.
Kendati demikian, Farach meminta agar para pedagang dan masyarakat setempat bisa mengelola sampah dengan baik. Soalnya, pembuangan sampah sembarangan dapat mengakibatkan penyempitan saluran drainase.
“Saya mengimbau kepada rekan-rekan pedagang yang di Rau, sekiranya sampah itu tidak ditaruh di depan dagangannya. Karena itu bisa sama-sama, ayo ada waktu jam buangnya kapan. Itu baru nanti kita angkut,” ujar Farach.
Editor: Agus Priwandono











