SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Balai Besar Meteorologi, Krimatologi, dan Geofisika (BBMKG) meminta kepada warga Banten, khususnya yang berada di wilayah pesisir pantai, untuk mewaspadai potensi banjir rob.
Banjir rob diprediksi dapat terjadi dalam satu pekan ke depan.
Imbauan itu disampaikan oleh Kepala BBMKG Wilayah II, Hartanto. Katanya, imbauan itu berlaku untuk satu pekan atau sampai tanggal 20 Desember 2024.
Hartanto menerangkan, banjir rob itu dipicu adanya fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fase bulan Purnama dan Perigee atau jarak terdekat bumi dan bulan yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut di wilayah pesisir pantai Banten.
“Potensi banjir rob ini dapat terjadi di sejumlah pesisir pantai bagian Utara, seperti halnya di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang, kemarin dan Kabupaten Serang,” kata Hartanto, Senin, 16 Desember 2024.
Hartanto mengatakan, banjir rob perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada aktivitas keseharian masyarakat dan transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta perikanan darat.
“Puncak pasang itu diperkirakan terjadi pada pukul 07.00 sampai 13.00. Meski begitu, kita juga harus waspada, namun tetap tenang di kala malam hari,” ujarnya.
Ia mengingatkan, masyarakat di daerah pesisir untuk lebih waspada dan siap siaga menghadapi dampak tersebut.
Masyarakat di pesisir juga diminta untuk memperhatikan prediksi pasang surut air laut dan potensi gelombang tinggi, yang dapat mencapai 2,5 meter di Selat Sunda bagian Utara.
“BMKG mengimbau agar masyarakat selalu mengikuti informasi terbaru untuk mengantisipasi dampak dari banjir rob, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Hartanto juga mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi hujan deras yang dapat terjadi secara tiba-tiba di beberapa wilayah Banten.
Editor: Agus Priwandono











