slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Utama

Prabowo Wacanakan Kepala Daerah Dipilih DPRD, Ini Komentar Penggiat Demokrasi di Banten

Aas Arbie by Aas Arbie
17-12-2024 14:52:40
in Utama
Prabowo Wacanakan Kepala Daerah Dipilih DPRD, Ini Komentar Penggiat Demokrasi di Banten
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto mewacanakan pemilihan kepala daerah kembali dipilih oleh DPRD mendapatkan beragam tanggapan dari masyarakat.

Salah satunya dari Ocit Abdurrosyid Siddiq, penggiat demokrasi dan pemilu. Mantan komisioner Bawaslu Banten ini berpendapat, karena Indonesia menerapkan sistem demokrasi dalam pemerintahannya, maka konsekuensi dari sistem itu memposisikan rakyat sebagai pemilik kedaulatan. Wujudnya dalam bentuk pesta demokrasi berupa pemilu dan pilkada.

Baca Juga :

Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Pandeglang Berbobot 975 Kilogram

Andra Soni Serahkan Sapi Presiden 1,2 Ton ke Warga Kota Tangerang

Idul Adha 1447 H, Presiden Prabowo Salurkan Sapi Kurban ke Pandeglang

Menunaikan Janji, Merawat Marwah, Kado Indah Untuk Madrasah 

Pemilu untuk memilih calon presiden dan wakil Presiden, serta untuk memilih wakil rakyat, baik DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD kabupaten dan kota. Sementara pilkada untuk memilih calon kepala daerah.

“Karena pesta demokrasi ini melibatkan rakyat maka tak pelak menghajatkan biaya yang tidak sedikit. Biaya itu, baik yang ditanggung oleh pemerintah maupun yang ditanggung oleh peserta pesta demokrasi. Dalam hal ini adalah partai politik, calon wakil rakyat, serta pasangan calon kepala daerah,” ungkap Ocit dalam keterangan tertulis kepada Radar Banten, Senin 16 Desember 2024.

Kata dia, Presiden Prabowo melontarkan wacana bahwa biaya pikada begitu mahal dan pemilihan calon kepala daerah agar dikembalikan lagi kepada DPRD atau yang memilih para wakil rakyat yang duduk di DPRD.

“Untuk menggelar pilkada secara langsung yang dipilih oleh rakyat memang membutuhkan biaya yang sangat besar. Di Banten saja, untuk menggelar pilgub dan pilbup serta pilwalkot, tidak kurang dari Rp 1,2 triliun dana pemerintah daerah yang digelontorkan. Itu baru untuk KPU dan Bawaslu. Apalagi bila diakumulasi biaya Pilkada serentak se Indonesia. Pastinya pembiayaan untuk itu amat sangat besar. Dari aspek ini, maka ada benarnya bila Prabowo menyatakan bahwa penyelenggaraan Pilkada untuk memilih calon kepala daerah itu begitu mahal,” ungkap alumni Perguruan Mathla’ul Anwar Binuangun ini.

“Itu baru biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah. Sementara biaya yang dikeluarkan oleh peserta Pilkada juga tidak kecil. Apalagi bila diwarnai oleh praktik politik uang. Biaya untuk perhelatan ini semakin besar,” lanjutnya.

Namun perlu diingat, kata Ocit, dengan adanya perhelatan pilkada yang dilakukan secara langsung ini juga berdampak terhadap pergerakan ekonomi masyarakat. Ada begitu banyak masyarakat memiliki peluang untuk mendapatkan penghasilan dari penyelenggaraan pesta demokrasi ini.

“Biaya yang begitu mahal untuk menggelar pilkada juga sebanding dengan peluang masyarakat dalam mendapatkan penghasilan. Mereka mulai dari pelaku UMKM hingga perusahaan besar yang melibatkan banyak tenaga kerja,” katanya.

Pengurus ICMI Orwil Banten ini menegaskan bahwa kontestasi pilkada juga tidak akan menyedot biaya besar dari peserta atau pasangan calon kepala daerah, bila mereka taat mengikuti regulasi. Dalam hal ini adalah tidak melakukan praktik politik uang. “Praktik inilah yang sejatinya membuat perhelatan pesta demokrasi menjadi mahal,” ungkap Ocit.

Ketua Forum Diskusi dan Kajian Liberal Banten Society (Fordiska Libas) ini memberi saran, agar penyelenggaraan pilkada bisa efisien dan demokratis, sebaiknya tetap digelar secara langsung dan dipilih oleh rakyat, dan dilakukan dengan cara jujur, di antaranya tidak melakukan praktik politik uang. Peserta pilkada berkontestasi gagasan dan program, bukan dengan uang.

Menurutnya, menerapkan sistem pemilihan kepala daerah yang dipilih oleh DPRD taruhannya terlalu besar karena sistem ini menjadi salah satu dari buah perjuangan reformasi pada 1998. Demokrasi sebenarnya itu adalah dengan cara memilih kepala daerah secara langsung oleh rakyat. Bila ditemukan adanya beberapa kelemahan dan kekurangan, sebaiknya hanya pada bagian itu yang diperbaiki. Tidak frontal dengan mengganti sistem pemilihan, yang adalah langkah mundur demokrasi.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto pada acara HUT Partai Golkar di Sentul, Kamis 12 Desember 2024,
membandingkan sistem pemilihan di Indonesia dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan India. Menurutnya, sistem di negara-negara tersebut jauh lebih efisien karena pemilihan hanya dilakukan untuk anggota DPRD, sementara DPRD yang menentukan kepala daerah, termasuk bupati dan gubernur.

Mendagri Tito Karnavian, mengungkapkan dukungannya terhadap wacana Presiden Prabowo Subianto agar kepala daerah dipilih oleh DPRD. Menurut Tito, langkah ini akan mengurangi biaya besar yang selama ini dikeluarkan dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada).

“Ya, saya sependapat tentunya. Kita semua melihat bagaimana besarnya biaya untuk pilkada,” ujar Tito di Istana Negara, Jakarta, Senin 16 Desember 2024, yang dikutip Fajar

Tito juga menyoroti dampak negatif dari pilkada langsung, seperti potensi kekerasan di berbagai daerah. Ia menegaskan bahwa pemilihan kepala daerah melalui DPRD tetap bisa dianggap sebagai bentuk demokrasi, yaitu demokrasi perwakilan.

Pemerintah, lanjutnya, tengah merancang pembahasan terkait mekanisme pemilihan kepala daerah ini. Tito mengungkapkan bahwa revisi Undang-Undang Pemilu dan Pilkada sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas). “Nanti gongnya akan kita cari, tapi sebelum itu, kita akan mengadakan rapat bersama teman-teman DPR, parpol, dan akademisi,” tambahnya.

Reporter: Aas Arbi

Editor: Aditya

Tags: Ocit Abdurrosyid Siddiqpemilihan kepala daerah oleh DPRDPilkadapresiden prabowo subiantoProlegnasTito KaranvianUU PemiluUU Pilkada
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Disnakertrans Pandeglang Ancam Pengusaha, Wajib Bayar Kompensasi Bagi Pekerja PKWT

Next Post

Diduga, Sampah dari Bogor Dibuang ke TPSA Dengung

Related Posts

Bantuan sapi kurban presiden
Pandeglang

Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Pandeglang Berbobot 975 Kilogram

by Purnama Irawan
Kamis, 28 Mei 2026 08:48

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani secara simbolis menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto berbobot 975...

Read moreDetails

Andra Soni Serahkan Sapi Presiden 1,2 Ton ke Warga Kota Tangerang

Idul Adha 1447 H, Presiden Prabowo Salurkan Sapi Kurban ke Pandeglang

Menunaikan Janji, Merawat Marwah, Kado Indah Untuk Madrasah 

Wagub Banten Ultimatum Pengelola Dapur: Orientasinya Jangan Keuntungan!

Program MBG Memastikan Gizi Anak Terpenuhi, Kalau Gizinya Kurang, SPPI atau Kepala SPPG Bertangungjawab

Tragedi Administratif Misbahul dan Fenomena Inses Birokrasi dalam Struktur Masyarakat Sipil

Berikan Bonus Spektakuler kepada Atlet, DPP IMORI Apresiasi Presiden Prabowo Subianto

Wacana Pilkada Via DPRD Menguat, Akademisi: Suara Rakyat Tak Boleh Dipinggirkan

Gerindra Banten: Pilkada via DPRD Berpotensi Lahirkan Figur Terbaik Daerah

Next Post
Diduga, Sampah dari Bogor Dibuang ke TPSA Dengung

Diduga, Sampah dari Bogor Dibuang ke TPSA Dengung

6.000 Anak di Pandeglang Tidak Sekolah, Ini Penyebabnya

6.000 Anak di Pandeglang Tidak Sekolah, Ini Penyebabnya

SMA Kharisma Bangsa Kalahkan SMAN 3 Tangerang dengan Skor Telak 41-13

SMA Kharisma Bangsa Kalahkan SMAN 3 Tangerang dengan Skor Telak 41-13

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Santunan BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan dan Beasiswa Rp492 Juta untuk Ahli Waris Korban Kecelakaan Kerja

Sabtu, 6 Juni 2026 13:33
Pengeroyokan brimob

Kasus Dugaan Pengeroyokan Dua Anggota Brimob, Denpom III/4 Serang Tahan Kopda RI

Sabtu, 6 Juni 2026 13:21
Program sekolah gratis

Kanwil Kemenag Banten Mulai Data Madrasah Peserta Program Sekolah Gratis

Sabtu, 6 Juni 2026 13:14
BKPSDM Kota Serang Raih Penghargaan BKN, Terbaik Penerap Kebijakan Pro Karier ASN se-Jabar dan Banten

BKPSDM Kota Serang Raih Penghargaan BKN, Terbaik Penerap Kebijakan Pro Karier ASN se-Jabar dan Banten

Sabtu, 6 Juni 2026 12:34
Korve Massal dan Penanaman Pohon Warnai Puncak Hari Lingkungan Hidup di Tangerang

Korve Massal dan Penanaman Pohon Warnai Puncak Hari Lingkungan Hidup di Tangerang

Sabtu, 6 Juni 2026 12:20
Kapolda Banten

Kapolresta Serang Kota Ikuti Kapolda Banten Fun Offroad

Sabtu, 6 Juni 2026 11:42
Santunan BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan dan Beasiswa Rp492 Juta untuk Ahli Waris Korban Kecelakaan Kerja

Sabtu, 6 Juni 2026 13:33
Pengeroyokan brimob

Kasus Dugaan Pengeroyokan Dua Anggota Brimob, Denpom III/4 Serang Tahan Kopda RI

Sabtu, 6 Juni 2026 13:21
Program sekolah gratis

Kanwil Kemenag Banten Mulai Data Madrasah Peserta Program Sekolah Gratis

Sabtu, 6 Juni 2026 13:14
BKPSDM Kota Serang Raih Penghargaan BKN, Terbaik Penerap Kebijakan Pro Karier ASN se-Jabar dan Banten

BKPSDM Kota Serang Raih Penghargaan BKN, Terbaik Penerap Kebijakan Pro Karier ASN se-Jabar dan Banten

Sabtu, 6 Juni 2026 12:34
Korve Massal dan Penanaman Pohon Warnai Puncak Hari Lingkungan Hidup di Tangerang

Korve Massal dan Penanaman Pohon Warnai Puncak Hari Lingkungan Hidup di Tangerang

Sabtu, 6 Juni 2026 12:20
Kapolda Banten

Kapolresta Serang Kota Ikuti Kapolda Banten Fun Offroad

Sabtu, 6 Juni 2026 11:42

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Santunan BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan dan Beasiswa Rp492 Juta untuk Ahli Waris Korban Kecelakaan Kerja

by Yusuf Permana
Sabtu, 6 Juni 2026 13:33

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – BPJS Ketenagakerjaan Banten menyerahkan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan kepada ahli waris almarhum Rojudin, pekerja PT Munic Line...

Pengeroyokan brimob

Kasus Dugaan Pengeroyokan Dua Anggota Brimob, Denpom III/4 Serang Tahan Kopda RI

by Fahmi
Sabtu, 6 Juni 2026 13:21

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Oknum TNI AD Kopda RI ditahan oleh Denpom III/4 Serang. Ia ditahan setelah ditetapkan tersangka atas kasus...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak