PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ribuan pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Pandeglang tengah diliputi kecemasan, menunggu hasil seleksi Computer Assisted Test (CAT) untuk mengetahui kelulusan mereka. Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Pandeglang belum mengumumkan hasil seleksi PPPK 2024, meskipun ribuan peserta telah mengikuti tes SKD.
Dari total 4.848 peserta, hanya 500 formasi yang tersedia, terbagi dalam 50 formasi untuk tenaga kesehatan, 50 formasi untuk guru, dan 400 formasi untuk tenaga teknis. Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang, Tb Akhmad Juwaeni, menjelaskan bahwa hasil seleksi belum dapat diumumkan karena penundaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Belum ada hasilnya, kami masih menunggu pengumuman dari pusat. Mudah-mudahan Senin sudah bisa diumumkan,” ujar Juwaeni saat dihubungi Radar Banten pada Jumat, 27 Desember 2024.
Menurutnya, pengumuman hasil seleksi dijadwalkan antara 24 hingga 31 Desember 2024. Namun, hingga kini BKPSDM Kabupaten Pandeglang belum menerima informasi pasti mengenai jadwal tersebut. “Setelah ada, kami akan umumkan melalui website resmi BKPSDM Kabupaten Pandeglang,” tambahnya.
Di samping itu, Juwaeni juga menjelaskan adanya kebijakan baru dari pemerintah pusat terkait status tenaga honorer yang tidak lolos seleksi PPPK. Honorer yang gagal dalam tes akan diangkat sebagai pegawai paruh waktu, sementara yang lolos akan diangkat sebagai pegawai penuh waktu.
“Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kepastian status bagi tenaga honorer, meskipun belum memenuhi kriteria PPPK penuh,” jelasnya, meski implementasinya masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari pemerintah pusat.
Editor: Merwanda











