LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID – Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II mengeluarkan potensi gelombang tinggi disertai hujan petir dan angin kencang dari tanggal 31 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025. Diketahu potensi tersebut akan terjadi pada pesisir pantai Banten termasuk wilayah selatan Kabupaten Lebak.
Menanggapi kondisi tersebut, Imam Rismahayadin Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lebak, menuturkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Lebak dan Kementeria Pariwisata.
“Mudah-mudahan cuacanya kondusif, bersahabat. Dan kemarin juga arahan dari Kementerian Perwisata terkait cuaca ekstrim ini, Kementerian Pariwisata sudah berkoordinasi dengan BMKG untuk rekayasa cuaca. Dan itu selain untuk menyambut natal dan tahun baru rekayasa cuaca serta mengurangi dampak bencana seperti kita dengar,” terang Imam kepada Radarbanten.co.id, Selasa 31 Desember 2024.
Ia berharap, situasi pada tahun situasi dalam keadaan kondusif dan tidak ada hal-hal tidak diinginkan. Kondisi cuaca akan berpengaruh dengan ekonomi para pengelola wisata dan pelaku UMKM.
“Mudah-mudahan tahun baru ini betul-betul cuaca yang bisa bersahabat. Dan ini akan betul-betul meningkatkan dampak ekonomi bagi para pelaku UMKM dan ekonomi Kreatif. Makanya kita berkoordinasi dengan OPD terkait dan juga para pelaku,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BBMKG Wilayah II Hartanto, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan genangan air, terutama di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
“BBMKG Wilayah II memprediksi cuaca di Banten pada tanggal 30 – 31 Desember 2024 wilayah kabupaten Serang bagian Barat dan Selatan, kabupaten Pandeglang bagian Selatan dan Barat, kabupaten Lebak bagian Selatan dan Timur, serta kota Cilegon masih berpotensi hujan ringan hingga sedang,” katanya.
Reporter: Nurandi
Editor: Aditya












