SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dapur umum untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dibangun di Kabupaten Serang, tepatnya di Pondok Pesantren Al-Aqso, Desa Pegadingan, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.
Proses peletakan batu pertama dihadiri oleh perwakilan dari Badan Gizi Nasional (BGN), Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren), dan Puskopontren Banten resmi memulai pembangunan dapur umum.
Ketua Inkopontren Pusat, Hapi Jazuli mengungkapkan, dapur yang dibangun di Kabupaten Serang merupakan salah satu dari 21 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di Provinsi Banten.
“Ini baru langkah awal. Potensi penerima manfaat di Banten saja mencapai 3 juta orang, sehingga ke depannya kami menargetkan pembangunan 1.000 dapur yang melibatkan BGN, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta pihak mandiri,” katanya, Kamis 30 Januari 2024.
Ia mengungkapkan, pemerintah pusat telah menargetkan pembangunan 30 ribu dapur umum di tahun 2025 se-Indonesia.
“Dapur ini nantinya akan melayani berbagai kelompok penerima manfaat, mulai dari siswa TK hingga SMA, santri pesantren, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Setiap dapur ditargetkan mampu menyediakan 3.000 hingga 3.500 porsi makanan per hari,” ujarnya.
Ia mengatakan, setelah dapur umum berhasil dibangun, nantinya program MBG akan segera dimulai dalam waktu dua hingga tiga minggu.
Setelah dapur dibangun, pelaksanaan program makan siang gratis akan segera dimulai dalam waktu 2-3 minggu. Menunya akan disesuaikan dengan standar gizi dan kearifan lokal, serta dikelola oleh ASN yang bertanggung jawab di masing-masing unit SPPG.
Ia berharap Program ini menjadi solusi nyata dalam meningkatkan gizi masyarakat, khususnya di kalangan santri dan pelajar di seluruh Indonesia. “Dengan kolaborasi berbagai pihak, MBG diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











