SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan melakukan efisiensi anggaran sekitar Rp 5 miliar, sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat.
Penjabat (Pj) Walikota Serang, Nanang Saefudin, mengatakan, langkah efisiensi ini akan dibahas lebih lanjut bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menentukan program mana yang bisa dikurangi tanpa mengganggu pembangunan kota.
“Kami tetap mengikuti arahan dari pemerintah pusat dan akan segera melakukan efisiensi dalam waktu dekat. Strateginya bisa melalui peningkatan pendapatan agar program tidak perlu dihapus, atau dengan melakukan efisiensi di beberapa kegiatan tertentu,” ujar Nanang.
Nanang mengaku, efisiensi sebesar Rp 5 miliar merupakan jumlah yang cukup besar bagi Kota Serang.
Namun, ia yakin, TAPD memiliki strategi untuk menyesuaikan anggaran tanpa mengorbankan pembangunan.
Terkait dampak terhadap sektor layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan, ia menegaskan bahwa anggaran untuk kedua sektor tersebut tidak akan dikurangi.
“Pendidikan 20 persen dan kesehatan 10 persen sudah termasuk dalam mandatory spending, sehingga tidak mungkin dilakukan efisiensi di sana,” jelasnya.
Meski demikian, efisiensi tetap akan dilakukan pada pos-pos tertentu yang tidak berdampak langsung pada masyarakat, seperti perjalanan dinas (SPPD).
“Kami akan memastikan efisiensi dilakukan secara bijak agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” ujar Nanang.
Editor: Agus Priwandono











