CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Banyak kontraktor yang belum mendaftarkan pekerja jasa konstruksi proyek pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Masih banyak kontraktor yang belum menyertakan BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja konstruksi, terutama untuk proyek dengan nilai di atas Rp 200 juta. Sementara, proyek di bawah Rp 200 juta sudah banyak yang sudah mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan.
Penyertaan BPJS Ketenagakerjaan menjadi kewajiban untuk pekerja sektor jasa konstruksi, untuk melindungi dan menjaga seluruh pekerja dari berbagai kemungkinan kecelakaan kerja.
Mengetahui pekerja konstruksi yang rentan terhadap kecelakaan dan kematian, maka BPJS Ketenagakerjaan menjadi satu kewajiban bagi pelaksana proyek konstruksi.
Ihwal itu disampaikan oleh Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kota Cilegon, Arif Lukman, saat diwawancara oleh awak media usai kegiatan monitoring dan evaluasi perlindungan pekerja sektor jasa konstruksi yang difasilitasi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cilegon.
“Jadi sebenarnya tujuannya hari ini mereview dan mengevaluasi pencapaian tahun lalu, yang mana sudah berhasil. Di mana proyek yang berkategori penunjukkan langsung, yang di bawah Rp 200 juta nilai proyeknya, itu sudah banyak yang patuh. Kami ingin di tahun ini itu bisa ditingkatkan. Jangan sampai ada yang lolos, kemudian yang lolos inilah yang pekerjanya malah mengalami celaka, ” ucapnya.
Dirinya menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan kegiatan mitigasi dan pencegahan agar lebih banyak perusahaan atau pelaksana proyek yang patuh dan mendaftarkan pekerjanya di BPJS Ketenagakerjaan.
“Nah, itulah yang kita mitigasi dari awal, supaya dari para PPTK yang ada di OPD ini bisa membantu untuk mengecek apakah pelaksanaan proyek ini berkasnya sudah valid terkait dengan pendaftaran di BPJS Ketenagakerjaan. Baik untuk pekerja yang di proyek atau pekerja di Perusahaan dia sendiri CV atau PT, ” ucapnya.
Perwakilan Dinas PUPR Kota Cilegon, Ui Lutfi, menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi dan menghimbau kepada seluruh OPD di Kota Cilegon yang berhubungan dengan pekerjaan konstruksi.
“Di sini kami mengundang OPD-OPD orang biasa berhubungan dengan jasa konstruksi, jasa pendidikan, jasa kesehatan ada juga dari Barjas bagaimana pentingnya BPJS Ketenangankerjaan dalam hal ini dalam hal bisa mengkover pegawai-pegawai ataupun pekerja-pekerja di dalam pelaksanaan yang diberikan, ” ucapnya.
Editor: Agus Priwandono











