• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Kesehatan

Asuransi Saja Tak Cukup, Ibu Satu Anak Ini Buktikan Pentingnya JKN

Bayu Mulyana by Bayu Mulyana
Kamis, 27 Februari 2025 13:04
in Kesehatan
Asuransi Saja Tak Cukup, Ibu Satu Anak Ini Buktikan Pentingnya JKN

CILEGON – Usia muda tak membuat Yenni Stevani lepas dari keharusan cuci darah.

Perempuan berusia 33 tahun itu harus bulak balik rumah sakit untuk menjalani prosedur cuci darah.

RelatedPosts

Tongue Tie

Bayi Sulit Menyusu Apakah Disebabkan Tongue Tie? Ini Kata Dokter Spesialis Anak Bethsaida Hospital Serang

Kamis, 22 Oktober 2026 15:05
Influenza A

Dinkes Kabupaten Serang Tidak Punya Alat Deteksi Penyakit Influenza A

Selasa, 20 Oktober 2026 18:10
cegah penyakit penyakit zoonosis serta penyakit infeksi baru

Deteksi Dini Zoonosis dan Penyakit Infeksius Baru, Pemkab Lebak Bentuk Tikorda

Selasa, 20 Oktober 2026 15:38
Kasus Gigitan Hewan di Banten

Hampir 600 Kasus Gigitan Hewan di Banten Sepanjang 2026, Semua Negatif Rabies

Jumat, 9 Oktober 2026 16:17

Dua kali dalam seminggu wajib dilakukan Yenni. Tak boleh telat atau bolos barang seharipun.

Bukan hanya soal usianya yang masih terbilang muda, penyakit gagal ginjal yang begitu tiba-tiba pun membuat ibu satu anak itu tak menduga harus mengalami kondisi medis seperti itu.

Saat menjalani cuci darah di Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon Yenni bercerita “ritual” cuci darah itu sudah dijalaninya sejak tujuh tahun yang lalu.

Artinya, warga Pondok Cilegon Indah (PCI) itu sudah alami gagal ginjal di usia 26 tahun.

Dengan jarum infus darah tertancap di tangan kiri, Yenni mengaku tak mengira jika sakit mag yang dideritanya bisa menjadi pemicu gagal ginjal.

Hingga akhirnya Ia melahirkan anak pertama dan setelah itu diketahui jika istri dari karyawan Bank ini alami gagal ginjal.

“Ketahuan setelah melahirkan anak pertama,” tutur Yenni.

Dikatakan Yenni, suaminya memiliki jaminan asuransi dari tempatnya bekerja, namun ternyata hal itu belum cukup untuk mengcover biaya pengobatan termasuk cuci darah.

Asuransi hanya bisa mengcover biaya rawat inap, sedangkan untuk rawat jalan dan cuci darah tak tercover.

Beruntung Yenni dan keluarga terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan.

Sehingga, seluruh biaya rawat jalan dan cuci darah ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

“Seminggu dua kali cuci darah. Kalau asuransi obat saja, cuci darah pakai BPJS Kesehatan. Alhamdulillah terbantu banget, kalau asuransi dibatasi, jadi habis cepat. Ketolong banget ada BPJS Kesehatan,” papar Yenni.

Sebagai salah satu yang sudah merasakan manfaat BPJS Kesehatan, Yenni mengajak masyarakat lain untuk tidak ragu menjadi bagian peserta JKN BPJS Kesehatan dan rutin membayar iuran.

Menurutnya, berkat iuran peserta lain, Ia dan sekian banyak penderita gagal ginjal di Indonesia bisa bertahan hidup dengan layanan cuci darah.

Karena itu juga Ia berharap agar pemerintah tetap mempertahankan program ini dalam kondisi apapun.

“Kalau misalkan dibubarin mah bener-bener gak melihat masyarakat, asuransi di bank juga gak bisa rawat jalan, hanya untuk rawat inap saja,” tuturnya.

Pola Hidup Sehat

Untuk bisa terhindar dari gagal ginjal salah satunya bisa dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat.

Dr. Joni Yusufa menuturkan, ada tiga besar dalam pola hidup sehat yang perlu dilakukan.

Pertama, pola makan dengan cara mengurangi makanan asin, manis dan berlemak.

“Perbanyak makan sayur, buah yang berserat. Jangan lupa sarapan, kalau malam, sebisa mungkin jangan (makan),” tuturnya.

Kemudian perbanyak minum air mineral atau air putih. Penuhi kebutuhan delapan gelas sehari.

Pola kedua adalah olahraga rutin. Sebaiknya dilakukan minimal empat kali dalam seminggu dengan durasi 30 menit.

“Gak usah yang berat-berat yang penting rutin,” tuturnya.

Pola ketiga adalah rutin periksa kesehatan secara berkala, minimal setahun sekali.

Periksa kadar asam urat, gula darah dan kolesterol. (*)

Tags: BPJS KesehatanJKNJKN KISKIS
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pemkab Serang Siapkan Anggaran untuk PSU, Bakal Gunakan Dana BTT

Next Post

Diminta Patungan Buat PSU Pilkada Serang, KPU Banten Bakal Gunakan SILPA Rp130 Miliar

Next Post

Diminta Patungan Buat PSU Pilkada Serang, KPU Banten Bakal Gunakan SILPA Rp130 Miliar

bus listrik Kota Serang

Mesra Keliling Kota Serang, Budi Rustandi dan Arfina Jajal Bus Listrik Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 09:49
OPD Banten Bertambah, BKD Siapkan Pengisian Jabatan Lewat Manajemen Talenta

OPD Banten Bertambah, BKD Siapkan Pengisian Jabatan Lewat Manajemen Talenta

Rabu, 21 Oktober 2026 13:57
Cuaca Banten

Prakiraan Cuaca Banten Kamis 22 Oktober, Enam Daerah Berpotensi Hujan

Kamis, 22 Oktober 2026 06:00
Pilkades serentak Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Siapkan Regulasi Pilkades Serentak 2027, Sebanyak 153 Kades Akhiri Masa Jabatan

Rabu, 21 Oktober 2026 13:30
Sertijab Polda Banten

Dilantik Kapolda Banten, AKBP Muhammad Fauzan Syahrir Resmi Menjabat Direktur Reskrimum

Selasa, 20 Oktober 2026 07:37
OPD Banten Dirombak, Jumlah Dinas Diusulkan Bertambah Jadi 23

OPD Banten Dirombak, Jumlah Dinas Diusulkan Bertambah Jadi 23

Rabu, 21 Oktober 2026 13:48
Kebakaran landa rumah makan di tempat sembako di Sepatan

Kebakaran Landa Dapoer Kharisma di Tangerang, Kerugian Ditaksir Capai Rp8 Miliar

Selasa, 20 Oktober 2026 20:13

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Dindikbud Kabupaten Serang

230 Sekolah dan 3 PKBM di Kabupaten Serang Dibangun

by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 22 Oktober 2026 18:22
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Sebanyak 230 sekolah dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sederajat hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta 3 Pusat...

ratusan sekolah di lebak ditinggal pensiun kepala sekolah

Ratusan Kepala Sekolah Dijabat Plt, DPRD Lebak Minta Pemkab Tunjuk Pejabat Defintif

by Nurabidin
Kamis, 22 Oktober 2026 18:17
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Wail Ketua DPRD Kabupaten Lebak, M. Agil Zulfikar, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak segera mengisi kekosongan seratus jabatan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.