CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Sejumlah industri di Cilegon mengaku siap membantu perbaikan Jalan Lingkar Selatan (JLS). Namun hingga kini belum ada komunikasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon terkait rencana tersebut.
Pejabat HR & General Affair PT Indorama Petrochemical, Malim Hander Joni saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Kamis (6/3), menyebut bahwa setiap tahun industri diminta untuk berkontribusi dalam pemeliharaan JLS. Namun, di era kepemimpinan Wali Kota saat ini, belum ada koordinasi terkait hal tersebut.
“Kebetulan saya pada zaman Wali Kota sebelumnya ditunjuk menjadi ketua pengamat pemerhati JLS. Jadi saya mengkoordinir industri untuk melakukan perbaikan di JLS, namun untuk Wali Kota yang baru ini belum ada komunikasi,” ungkapnya.
Joni menegaskan, industri memang memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam perbaikan JLS, mengingat fasilitas tersebut banyak digunakan oleh sektor industri di Cilegon. Namun, koordinasi dengan pemerintah daerah tetap diperlukan.
“Industri juga memiliki kewajiban untuk membantu, tapi tentu nanti dari Wali Kota atau pimpinan daerah yang menyebutkan dan mengarahkan, butuhnya apa jumlahnya berapa. Tentu kita juga dari industri harus rapat dulu, karena saya sendiri tidak mewakili industri,” jelasnya.
Lebih lanjut, Joni mengakui bahwa saat ini dunia industri sedang menghadapi masa sulit, sehingga perlu adanya prioritas dalam setiap kebijakan. Komunikasi yang efektif dengan Pemkot dinilai bisa menjadi solusi agar perbaikan JLS dapat tetap berjalan tanpa membebani pihak industri.
“Tapi kita tahu sendiri semuanya dalam keadaan sulit, maka kita prioritaskan persoalan mana yang penting, mana yang bisa dinantikan begitu. Daerah sendiri, provinsi sendiri bisa ngasih nggak ke daerah,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











