CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon lakukan mitigasi struktural sebagai upaya pencegahan.
Mitigasi struktural dilakukan dengan membangun komunikasi efektif dengan seluruh stakeholder yang berperan dalam penanggulangan banjir seperti Dinas Pekerja Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Melaka mitigasi struktural itu diharapkan persoalan banjir yang sering melanda Kota Cilegon dapat dihadapi dengan baik dan penuh kesiapan.
Kepala BPBD Kota Cilegon, Suhendi saat dikonfirmasi melakukan sambungan telepon pada Jum’at (7/3) menyampaikan mengenai upaya mitigasi struktural yang telah dilakukan.
“Kami akan melakukan mitigasi struktural, berkoordinasi dengan sejumlah OPD, salah satunya adalah Dinas PU untuk melakukan normalisasi sungai itu bisa mengurangi banjir, dan kepada DLH untuk melakukan pengumpulan, dan pengangkutan sampah yang menyumbat aliran air, ” ucap Suhendi.
Suhendi juga menambahkan bahwa BPBD Cilegon saat ini hanya bisa melakukan himbauan dan mitigasi struktural dengan melakukan kordinasi ke berbagai OPD karena memiliki beberapa keterbatasan.
Keterbatasan tesebut diantaranya adalah dalam hal pelaksanaan program, dimana ada Instruksi Presiden (Inpres) dan keputusan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengenai efisiensi anggaran.
“BPBD hanya sosialisasi dan membuat kajian, kalo kejadian kita evakuasi dan perbantuan logistik, sosialisasi juga kita sudah lakukan walaupun sifatnya non budgeter, untuk yang dianggarkan sosialisasi ke masyarakat belum bisa dilaksanakan karena ada himbauan juga untuk pelaksanaan program kemungkinan bisa di Triwulan dua, ” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana











