SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten Serang memastikan tidak ada politisasi dalam pelaksanaan kegiatan safari ramadan. Pasalnya, kegiatan tersebut telah rutin dilaksanakan setiap bulan ramadan.
Untuk memastikan tidak ada politisasi dalam kegiatan tersebut, pihaknya bahkan meminta KPU dan Bawaslu Kabupaten Serang untuk ikut mengawal di seluruh titik pelaksanaan safari ramadan.
Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Serang, Mamak Abror mengatakan, Safari Ramadan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Pemkab Serang untuk bersilaturahmi dengan masyarakat setiap bulan ramadan. Bahkan ia memastikan tidak ada kaitan Safari Ramadan dengan kegiatan politik Pilkada.
“Jadi jika ada persepsi bahwa kegiatan ini adalah kampanye, itu fitnah. Ini kegiatan rutin untuk mendekatkan diri antara pemerintah dengan masyarakat pada Ramadan. Kegiatan ini rutin dilaksanakan,” katanya, Sabtu 8 Maret 2025
Menurut Abror, untuk memastikan kegiatan ini sesuai dengan aturan, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah sudah meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk ikut dalam kegiatan tersebut guna mematikan apakah ada politisasi atau tidak. “Ibu Bupati dan Pemkab Serang sangat transparan, dan melaksanakan Safari Ramadan ini sesuai dengan aturan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Serang, Furqon membenarkan, pihaknya selalu diundang untuk hadir pada setiap Safari Ramadan yang dilaksanakan oleh Pemkab Serang. “Setiap Safari Ramadan, kami ikut melakukan pengawasan. Kami diundang oleh pihak pemda,” ujarnya.
Furqon memastikan, pihak Bawaslu selalu hadir memenuhi undangan Pemkab Serang pada kegiatan Safari Ramadan. Ia pun menegaskan, tidak ada kampanye dalam kegiatan tersebut. “Kemarin hadir, hari ini juga hadir. Tidak ada kampanye sedikit pun,” tegasnya.
Editor: Bayu Mulyana










