CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Menanggapi soal isu rotasi mutasi, Walikota Cilegon, Robinsar meminta agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak melakukan pendekatan berlebih apalagi menyiapkan uang.
Robinsar menyampaikan bahwa dirinya dan Wakil Walikota, Fajar Hadi Prabowo akan melakukan penilaian kinerja secara objektif, maka dirinya meminta agar ASN bekerja dengan baik.
Ihwal itu disampaikan oleh Walikota Cilegon, Robinsar saat diwawancara usai kegiatan Rapat Dinas Pemerintah Kota Cilegon tahun 2025 di Aula Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Cilegon beberapa waktu lalu.
“Kami tadi menyampaikan, nggak perlu Bapak-Ibu pusing, khawatir apalagi risau, ggak perlu Bapak-Ibu pendekatan berlebih, cukup Bapak-Ibu, saya sampaikan tadi, adalah berikan perhatian terhadap masyarakat, ” ucap Robinsar.
Robinsar juga sempat menyinggung persoalan ASN dan uang, Robinsar menegaskan agar ASN tidak menyiapkan uang dan semacamnya dalam persoalan rotasi mutasi karena Walikota sendiri lah yang akan menilai kinerja dari ASN secara langsung.
“nggak perlu juga Bapak-Ibu nyiapin uang untuk mutasi-mutasi itu, Kami pun sebagai wali kota dan wakil, menilai, melihat siapa yang kerja, mana yang kerja. Mana yang bekerja dasarkan pada pelayanan masyarakat, mana yang tidak itulah yang menjadi dasar, ” terangnya.
Politisi muda partai Golongan Karya (Golkar) ini juga menyampaikan bahwa rotasi mutasi merupakan hal yang lumrah dan biasa terjadi di pemerintahan, maka ia menghimbau agar ASN tetap profesional.
“Ya hal mutasi-rotasi kan hal yang lumrah, normatif lah yang kayak gitu. Jangan kan di ASN, di kami pun sebagai pengusaha pun hal yang biasa gitu. Cuma yang menjadi penekanan kami itu terhadap teman-teman ASN, dia nggak perlu khawatir yang penting teman-teman profesional, ” tambahnya.
Meski muncul ketentuan terbaru dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) bahwa rotasi mutasi ASN bisa dilakukan tanpa harus menunggu 6 bulan, namun dirinya tidak mau tergesa-gesa.
Robinsar tidak ingin terburu-buru melakukan rotasi mutasi dan akan tetap fokus terhadap pelaksanaan program, menginventarisir berbagai permasalahan dan turun langsung ke masyarakat.
“Fokus inovasi dulu, Ramadan ini program-program juga, persoalan rotasi mutasi itu mengalir lah. Ketika memang ada selintingan yang kurang positif, nanti akan ada tindakan. Jadi ya jalan aja berjalan, ” pungkas Robinsar.
Editor: Bayu Mulyana











