SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah menegaskan, Pemprov Banten siap melaksanakan program Sekolah Gratis.
Menurutnya, SDM Banten harus andal, unggul, hebat, dan berdaya saing.
Hal itu diungkap Dimyati dalam Kuliah Dhuha Ramadan 1446 Hijriah di Masjid Bilal Perguruan Muhammadiyah Kota Serang, Jalan Empat Lima Nomor 23, Kaujon, Kota Serang, Minggu, 9 Maret 2025, dengan tema Arah dan Rencana Strategis Peningkatan SDM di Provinsi Banten dan Kota Serang Melalui Kebijakan Sekolah Gratis.
Dikatakan, program Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajardikdas) 9 tahun di Provinsi Banten sukses, hampir mencapai 99 persen atau hanya 1 persen yang tidak selesai.
Namun, lanjut Dimyati, ditemukan sebanyak 40 persen anak lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau setingkat yang tidak melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) atau setingkat.
Sementara, dari 60 persen anak yang melanjutkan ke jenjang SMA atau setingkat, hanya 20 persen lulusannya yang melanjutkan ke perguruan tinggi.
“Dengan kondisi ini, bagaimana kita akan maju?” ungkap Dimyati.
Menurutnya, pendidikan merupakan tanggung jawab bersama termasuk pemerintah, karena pendidikan adalah hak anak anak.
Saat ini di Pemprov Banten sudah dialokasikan anggaran Rp140 miliar untuk program Sekolah Gratis. Anggaran itu ditujukan kepada semua sekolah tingkat SMA/SMK,SKh, dan Madrasah Aliyah swasta di Provinsi Banten.
“Ini investasi untuk masyarakat Banten. Pelaksanaannya pada tahun ajaran baru 2025/2026. Mudah mudahan ini didukung oleh semua pihak,” pungkas Dimyati.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Lukman menjelaskan, teknis pelaksaan program Pendidikan Gratis adalah mengganti uang SPP siswa.
Pelaksanaan pembayarannya per triwulan. Pada tahun ajaran 2025/2026 untuk uji coba dilaksanakan pada kelas 10 sebagai bahan evaluasi.
“Bapak Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah berkomitmen meningkatkan SDM Provinsi Banten,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu Wakil Wali Kota Serang Nur Agus Aulia menyampaikan beberapa program unggulan Kota Serang untuk mencegah anak putus sekolah.
Dirinya meyakini, pendidikan merupakan solusi segala masalah di dunia.
“Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Dikatakan, saat ini Kota Serang memiliki Program Kota Serang Cerdas melalui program peningkatan kesejahteraan guru SD dan SMP serta program seragam dan buku gratis.
Ditambahkan Agis, program dalam pendidikan Kota Serang Cerdas itu, bakal dikolaborasikan dengan Program Sekolah Gratis Provinsi Banten, dan Program Makan Bergizi Gratis dari Pemerintah Pusat.
Dirinya juga memaparkan beberapa program Kota Serang untuk penanganan sampah melalui Gerakan Pilah Sampah, mencegah kelaparan di warga Kota Serang melalui gerakan perelek, serta gerakan lingkungan aman dan nyaman.
Sementara, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Serang Nur Salim menjelaskan, Kuliah Dhuha bagian dari mengisi kegiatan Ramadan 1446 H.
Dijelaskan, tema Kuliah Dhuha adalah bagaimana Muhammadiyah bersinergi dengan masyarakat dan pemerintahan membangun sumber daya manusia.
Reporter: Rostinah
Editor: Agung S Pambudi











