SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Nasib Nasim (97) seorang pria lanjut usia warga Kampung Cirampayak, Desa Kadubereum, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang sanpai saat ini belum jelas. Ia dilaporkan hilang di hutan Pabuaran, Kabupaten Serang pada Kamis 5 April 2025 lalu.
Informasi yang dihimpun, Nasim pergi ke hutan itu untuk mencari melinjo. Hal itu sudah menjadi aktivitas rutin yang dilakukannya setiap hari, namun pada hari itu berbeda.
Ia pergi, dan tak kunjung pulang hingga besok harinya. Hal ini membuat keluarga panik, meningat Nasim tidak lagi muda. Keluarga pun langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian dan Tim Search and Resque (SAR).
Namun, Tim SAR yang dikerahkan untuk melakukan jungle resque saat ini masih melakukan pencarian terhadap seorang lansia atas nama Nasim (97), Selasa 8 April 2025.
Kepala Subseksi Siaga dan Operasi Basarnas Banten Rizky Dwianto mengatakan, hingga kini pihaknya tidak menemukan tanda- tanda keberadaan korban selama di area pencarian akan dilanjutkan dengan pemantauan.
“Betul, pencarian hingga kemarin masih nihil,” kata Rizky, Selasa 8 April 2025.
Tim SAR yang sudah berupaya melakukan pencarian terhadap korban dengan menyusuri area sekitaran lokasi hilangnya korban, sungai dan tempat- tempat yang dicurigai adanya survivor serta melakukan pemantauan udara via Drone Thermal. Namun hasilnya masih nihil.
Pencarian pun terpaksa dihentikan sementara waktu, dan dilanjutkan dengan pemantauan. Hal ini merupakan hasil kesepakatan dari mediasi yang Tim SAR dengan pihak keluarga.
“Bahwa tidak ditemukannya tanda keberadaan survivor sehingga pencarian dihentikan sementara dan hanya akan dilakukan pemantauan. Pencarian akan dibuka kembali jika Tim SAR menemukan tanda keberadaan survivor,”pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana











