CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID-Anggota DPRD Kota Cilegon sekaligus kader senior Partai Amanat Nasional (PAN), Rahmatullah, resmi mengembalikan formulir pendaftaran sebagai calon Ketua DPD PAN Kota Cilegon.
Pengembalian formulir dilakukan di Kantor DPD PAN Kota Cilegon pada Selasa (15/4) dan langsung diterima oleh Ketua Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) PAN Kota Cilegon Didi Iskandar.
Rahmatullah menyatakan bahwa keikutsertaannya dalam kontestasi Musda merupakan bagian dari kepatuhan terhadap instruksi partai.
Sebagai kader, menurutnya, sudah menjadi keharusan untuk mengikuti proses politik internal sebagai bentuk loyalitas terhadap organisasi.
“Karena ada instruksi partai dalam rangka mengikuti Musda DPD PAN, sebagai kader harus kita ikuti. Kita sih memang tidak berambisi, tapi selama itu instruksi partai untuk membesarkan partai, sebagai kader ya harus,” lanjutnya.
Ia menegaskan, siapapun yang dipilih oleh DPP nantinya, seluruh kader wajib mendukung dan tetap fokus membesarkan partaiI
Ia juga menekankan pentingnya konsolidasi kader dari tingkat bawah untuk menatap Pemilu dan Pilkada 2029.
“Soal nanti pilihannya jatuh ke siapapun saya kira nggak ada masalah. Intinya semua kader-kader PAN itu harus membesarkan partai. Dipilih siap, tidak dipilih juga siap. Karena kader partai itu harus siap membesarkan partai dari posisi manapun,” ujarnya.
Rahmatullah juga menyampaikan target realistis PAN ke depan adalah mempertahankan enam kursi yang berhasil diraih pada Pemilu 2024 lalu, bahkan bila memungkinkan, meningkatkan capaian tersebut.
“Yang minimal mempertahankan suara DPD PAN di Kota Cilegon yang semula empat kursi sekarang menjadi enam kursi, ya harus bisa bertahan dulu. Syukur-syukur kalau lebih. Kalau keberadaan PAN di Kota Cilegon diakui partai-partai besar lainnya, itu juga prestasi,” jelasnya.
Rahmatullah menilai dirinya telah cukup memahami dinamika internal partai. Meski sudah pernah menjabat, ia menegaskan tetap siap jika kembali dipercaya.
“Kalau saya kan sudah pernah menjadi ketua partai dulu, dua periode. Artinya kalau sekarang saya mengejar menjadi ketua partai lagi, kayaknya sudah pernah dilalui itu. Tapi bukan berarti kalau itu instruksi partai terus saya tidak mengikuti. Ya kita ikuti saja arahannya,” tegasnya.
Menutup wawancara, Rahmatullah menyampaikan bahwa pengembalian formulir ini merupakan bagian dari proses yang harus dihormati. Mengenai kelengkapan administrasi, ia menyerahkannya sepenuhnya kepada panitia seleksi.
“Soal sudah lengkap atau belum, biar mereka yang bekerja saja. Yang penting kita hari ini agendanya pengembalian formulir pendaftaran,” pungkasnya.
Reporter: Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











