SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Walikota Serang Budi Rustandi meminta agar masyarakat bisa melapor jika ada siswa fiktif dalam Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Menurutnya, saat ini Kota Serang tengah mengejar sinkronisasi data ke pemerontah pusat, agar Kota Serang bisa mendapatkan bantuan.
Hal itu diungkapkan oleh Budi, setelah mendapatkan laporan terkait banyaknya siswa fiktif dalam PKBM yang ada di Kota Serang.
Bahkan Budi mengancam akan menutup, apabila terdapat PKBM yang bandel. “Akan saya tutup, dan langsung saya sendiri yang laporkan ke Kejaksaan,” kata Budi, Jumat, 18 April 2025.
Budi juga meminta, agar seluruh lembaga pendidikan dapat segera menginput data ke pemerintah pusat. “Dari operator dari luar pemerintah agar segera menyetorkan datanya, karena kekurangan dari 2024 itu datanya tidak sinkron,” ungkap Budi.
Selain itu, Budi juga akan merealisasikan janjinya terkait pemberian seragam gratis. Menurut Budi, pembagian seragam gratis itu untuk mengurangi angka putus sekolah di Kota Serang. “Mereka sebagai orang tua tidak usah takut lagi ketika anaknya masuk sekolah, karena seragamnya sudah gratis,” tutur Budi.
Budi mengungkapkan, selama ini banyak masyarakat yang mengadu padanya saat masih duduk di kursi DPRD Kota Serang, untuk membeli seragam sekolah harus meminjam uang ke bank keliling.
“Saya dengar aspirasi di bawah itu sampai dia minjem-minjem uang yang berbunga ya demi anaknya, betul-betul pengen anaknya sekolah. Tapi sekarang pemerintah berikan kemudahan sesuai dengan instruksi Presiden bahwa pendidikan is number one,” kata Budi.
Editor: Abdul Rozak











