SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Film “Jumbo” memang sefenomenal itu dengan mencetak rekor sebagai film animasi yang meraih pendapatan kotor tertinggi sepanjang sejarah industri film Indonesia.
“Jumbo” yang ditulis dan disutradarai oleh Ryan Adriandhy, saat ini telah mengambil alih gelar yang selama ini dicatat animasi Disney, “Frozen II”.
Mengutip dari Cartoon Brew, media online terkemuka untuk publikasi animasi industri, “Jumbo” menjadi ‘pecah telurnya’ animasi Indonesia.
Cartoon Brew menyebut, selama ini belum ada animasi produk lokal yang bahkan mencapai 700 ribu penonton.
Cartoon Brew menyebut angka perolehan “Jumbo” yang mencapai 4 juta lebih sebagai sesuatu yang truly unprecedented.
Ya, “Jumbo” dalam 19 hari penayangan secara fenomenal meraih jumlah penonton sebanyak 4,97 juta. Angka yang fantastis, karena dengan begitu merebut rekor yang dipegang “Frozen II”, yang berhenti di angka 4,63 juta penonton.
Sebagai catatan, angka “Jumbo” sepertinya masih akan terus bertambah karena masih diputar di bisokop-bioskop Tanah Air.
Tidak sampai di situ, persaingan dengan film lokal pun, termasuk produksi film live-action, “Jumbo” sudah masuk ke jajaran film terlaris sepanjang masa. Sementara ini ranking kesembilan.
Sejauh ini, film terlaris di Indonesia diraih oleh “KKN di Desa Penari”, produksi 2022 yang meraih 10,06 juta penonton.
Sementara untuk catatan, per 18 April 2025, Cinepoint mencatat angka luar biasa. “Jumbo” ditonton setengah juta orang lebih dalam satu hari.
“Jumbo” juga sudah menyalip jumlah penonton “Pabrik Gula”.
Berikut daftar jumlah penonton film Indonesia dari Cinepoint :
– Jumbo: 582,407 (+91.81 persen) | 4,975,236
-Rumah untuk Alie: +114,944 (+101.66.persen) | 171,944
– Komang: +111,895 (+57.93% persen) | 2,421,761
– Pengepungan di Bukit Duri: +90,848 (+30.35.persen) | 160,543
– Pabrik Gula: +74,760 (+2.67 persen) | 4,358,417
– A Minecraft Movie: +49,815 (+112,75 persen) | 572,031
– Qodrat 2: +36,248 (+47.65 persen) | 2,124,143
– Muslihat: +26,171 (-10.65 persen) | 55,462
Good job Visinema!
Editor: Agus Priwandono











