SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto menargetkan pengentasan kemiskinan ekstrem pada tahun 2026. Saat ini, jumlah miskin ekstrem di Indonesia masih 3,17 juta orang.
Kementerian Sosial (Kemensos) RI pun menggulirkan beberapa program. Bukan Bantuan Sosial (bansos) saja, namun juga program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI, Agus Jabo Priyo, memaparkan mengenai beberapa program di Kemensos RI yang jadi jurus untuk mempercepat pengentasan kemiskinan, seperti program seperti Sekolah Rakyat dan Koperasi Desa Merah Putih. Kedua program ini dipercaya sebagai strategi pemotongan rantai kemiskinan.
“Sekolah Rakyat bahkan dirancang dalam bentuk boarding school untuk mencetak agen perubahan di komunitas. Sementara Koperasi Desa Merah Putih ialah program yang bertujuan untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat di desa melalui usaha mandiri,” ujar Agus Jabo di Serang, Rabu, 23 April 2025.
Terkait indikator kemiskinan, Agus menjelaskan bahwa pemerintah saat ini menggunakan data tunggal sosial ekonomi nasional yang disusun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sesuai dengan Inpres Nomor 4 Tahun 2025.
“BPS membagi masyarakat dalam desil. Kemiskinan ekstrem ditandai pengeluaran individu kurang dari Rp 400.000 per bulan, sedangkan miskin di bawah Rp 600.000 per bulan,” katanya.
Untuk wilayah Banten, Kemensos RI telah memulai permodelan program pemberdayaan masyarakat di Desa Telaga, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang. Di desa itu dilakukan perbaikan sanitasi, pembersihan sungai, hingga pembenahan dapur dan WC warga.
Kemensos RI akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Gubernur Banten agar program pengentasan kemiskinan bisa terintegrasi secara luas di seluruh provinsi.
“Tentunya nanti kita akan berkoordinasi dengan Gubernur Banten, tadi juga Wakil Gubernurnya sudah memberikan ruang ya, supaya kita nanti berkolaborasi untuk membicarakan pengentasan kemiskinan secara umum di Provinsi Banten,” kata Agus.
Editor: Agus Priwandono











