TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Kabar mengenai Mass Rapid Transit (MRT) masuk ke wilayah Tangsel kembali mengemuka. Wacana yang sudah ada sejak kepemimpinan Airin Rachmi Diany itu kembali digaungkan Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan.
Melalui akun instagram pribadinya, Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan, dengan penuh semangat menyampaikan pembangunan MRT Lebak Bulus-Serpong memasuki tahap baru.
Ia mengatakan, beberapa pekan lalu Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) akhirnya menetapkan proyek MRT Lebak Bulus-Serpong didalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2030.
“Alhamdulillah berkat doa dan perjuangan kita semua, saat ini proyek moda transportasi berbasiskan rel MRT telah memasuki tahap progres yang sangat positif dan menggembirakan,” ujar Pilar.
Meski begitu, Pilar tak menyebut secara konrit kapan pastinya MRT dapat beroperasi sampai ke Tangsel. “Kita tunggu progres baik selanjutnya, agar tahap demi tahap terwujudnya MRT Lebak Bulus-Serpong bisa segera terealisasi,” ujarnya.
Pertanyaan kemudian muncul, dari mana Pemkot Tangsel membiayai pembangunan MRT?
Untuk diketahui, mantan Presiden RI, Joko Widodo pernah berbicara mengenai biaya membangun MRT. Ia berbicara saat itu dalam Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Juni 2024 lalu.
Menurut Jokowi, membangunan MRT untuk jalur bawah tanah saja, biayanya mencapai Rp 1,1 triliun per km di tahun 2013. Menurutnya, saat ini biaya tersebut naik menjadi Rp 2,3 triliun.
“Kalau kita bayangannya subway, LRT, MRT itu biayanya gede banget mahal. Saya sampai hafal, waktu MRT dibangun pertama kali di Jakarta dibangun itu per kilometer MRT yang bawah tanah itu Rp 1,1 triliun. Sekarang sudah Rp 2,3 triliun,” ujar Jokowi.
Jika pembangunan MRT menelan biaya Rp 2,3 triliun, sanggupkah keuangan Pemkot Tangsel mengcover semuanya?
Untuk diketahui, APBD Kota Tangsel tahun 2025 sendiri hanya Rp 4,6 triliun. Itupun sudah termasuk belanja pegawai, belanja operasional dan belanja tak terduga didalamnya.
Kemudian, jika mengandalkan bantuan Pemerintah Provinsi Banten, APBD Pemprov Banten tahun 2025 sendiri berkisar Rp 11,84 triliun. Pemprov Banten sendiri saat ini juga sedang gencar menjalankan instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait efesiensi anggaran.
Sanggupkah Pemkot Tangsel dan Pemprov Banten membiayai pembangunan MRT yang super mahal dengan APBD kedua daerah ini?
Editor: Abdul Rozak











