SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang mendorong perbaikan sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Serang. Utamanya ialah pembangunan ruang kelas yang mengalami kerusakan.
Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) pada Dindikbud Kabupaten Serang, Janjusi, mengatakan bahwa di Kabupaten Serang ada 741 satuan pendidikan sekolah dasar, terdiri dari, 707 sekolah negeri dan 34 sekolah swasta.
“Kondisi sarana dan prasarananya ada sebagian yang rusak sedang dan rusak berat. Makanya masih harus membutuhkan perbaikan,” katanya, Minggu, 4 Mei 2025.
Ia mengatakan, setiap tahun, selalu menganggarkan untuk perbaikan gedung sekolah, melalui APBD maupun APBN. Namun, karena jumlah SD cukup banyak, maka proses perbaikan tidak bisa dilakukan secara sekaligus.
“Jadi tidak terkover seluruhnya sehingga masih ada beberapa sekolah yang masuk kategori rusak sedang dan tidak berat. Berdasarkan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, tahun ini, akan mulai ada revitalisasi pendidikan. Mudah-mudahan ini yang menjadi salah satu solusi efektif untuk menyelesaikan sekolah-sekolah yang rusak,” ujarnya.
Ia mengatakan, tahun ini memprioritaskan untuk pembangunan-pembangunan sekolah yang mengalami rusak berat, sehingga pelaksanaan belajar mengajar di sekolah tidak terganggu.
“Prioritas itu ya sekolah-sekolah yang dalam kondisi rusak berat dan rusak sedang, supaya ini bisa menjadi solusi untuk segera diselesaikan gitu,” ujarnya.
Ia mengaku, tahun ini tidak ada rencana pembangunan sekolah baru. Namun, pihaknya tengah berupaya untuk mengirimkan satu sekolah swasta, yakni SD Cikande Permai, yang sedang dalam proses.
“Bangunannya sudah ada tiga ruang kelas, tinggal dokumen sudah masuk, tinggal nanti kita proses untuk tindak lanjut sehingga sekolah ini kita harapkan segera bisa mendapatkan pengesahan sebagai unit sekolah baru,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











