SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang telah menyiapkan lahan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Lahan tersebut nantinya akan dibangun dapur umum guna mendukung program MBG di Kabupaten Serang.
Berdasarkan data dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang lahan yang disiapkan yakni di tiga lokasi dengan memiliki luasan mulai dari 800 hingga 1.000 meter yang merupakan aset milik Pemkab Serang yang belum dimanfaatkan.
Kepala BPKAD Kabupaten Serang Sarudin mengatakan, pemerintah daerah hanya diminta untuk menyiapkan lahan, yang diupayakan dekat dengan sekolah untuk membangun dapur MBG. Sementara, untuk pembiayaan pembangunannya dan kebutuhan lainnya akan ditanggung oleh pemerintah pusat.
“Kami hanya diminta untuk menyiapkan lahan saja dalam rangka mendukung program MBG, kalau untuk biaya pembangunannya lalu peralatan dan lainnya, dibiayai oleh pemerintah pusat. Jadi, kami tidak mengeluarkan anggaran sama sekali, karena kami memanfaatkan aset yang ada tidak beli,” katanya, Rabu 7 Mei 2025.
Sarudin mengaku, baru diminta tiga lahan untuk pembangunan dapur MBG. Pihaknya pun kemudian telah menyiapkan yakni di Fasos Fasum Kecamatan Binuang, lalu lapangan SDN Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, dan lapangan SDN Desa Citeras, Kecamatan Jawilan.
Lahan yang disiapkan ini, merupakan aset milik Pemkab Serang yang belum dimanfaatkan serta memiliki lokasi yang strategis karena dekat dengan sekolah.
“Untuk sementara kita hanya diminta tiga saja, dan diupayakan tidak jauh dari sekolah supaya nanti distribusi makanannya tidak jauh. Sudah kita siapkan, nanti kita cek lokasinya semoga cocok sesuai kriteria yang diinginkan Pemprov Banten,” ujarnya.
Sarudin mengaku, Pemkab Serang milik aset yang jumlahnya cukup banyak, yang terdiri dari sekolah, Puskesmas, dan hamparan lahan kosong yang belum dimanfaatkan. Sehingga apabila nanti diminta titik lokasi baru, pihaknya pasti akan segera menyiapkan.
Sementara itu mengenai kapan akan dibangun, Sarudun mengaku belum mengetahui secara pasti karena pihaknya hanya diminta untuk menyiapkan lahannya saja.
“Kita memanfaatkan aset milik Pemkab Serang yang ada tidak ada yang beli, kedepannya jika diminta menyiapkan lahan lagi tentu akan kami siapkan kembali. Kalau untuk kapan pembangunannya, belum tahu yang penting kita sudah siapkan lahannya dulu,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana











