SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemilihan Kang Nong Banten (KNB) 2025 tak sekadar ajang adu penampilan dan wawasan, tetapi menjadi platform penting bagi generasi muda untuk mengangkat potensi pariwisata di Provinsi Banten.
Dengan semangat baru, para finalis tahun ini menyoroti pentingnya promosi pariwisata lokal melalui inovasi dan kampanye digital.
KNB 2025 yang jadi ajang pemilihan duta pariwisata dan budaya di Provinsi Banten, pada tahun ini diikuti oleh 24 pasang muda mudi. Mereka merupakan perwakilan dari delapan kabupaten dan kota se-Banten.
Dari 24 pasang finalis itu, nantinya akan diseleksi hingga akhirnya hanya dipilih tujuh pasangan terbaik.
Nantinya mereka akan menjadi duta pariwisata dan budaya, yang memiliki peran untuk menjadi ikon juga guide dalam berbagai event nasional hingga internasional guna mempromosikan potensi pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif di Banten.
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengatakan bahwa Banten kaya akan potensi sumber daya alam, pariwisata dan budaya. Semua potensi itu tentunya perlu dioptimalkan guna memajukan provinsi berjulukan Tanah Jawara ini.
Ia pun meyakini jika KNB 2025 akan menjadi agen dalam upaya mengangkat potensi pariwisata yang masih tersembunyi bak permata dalam pegunungan.
“Di Banten itu banyak potensi yang belum terangkat, jadi melalui keterwakilan mereka, insyallah pariwisata di Banten dapat semakin dikenal,” ujar Tinawati usai menerima audensi dari 24 finalis KNB 2025 di Pendopo Lama Gubernur Banten, Kota Serang, Kamis, 15 Mei 2025.
Menurutnya, para finalis ini diharapkan mampu menjadi duta pembangunan yang berperan aktif dalam mempromosikan program-program Pemerintah Provinsi Banten ke tingkat nasional bahkan internasional.
“Melalui pemilihan Kang Nong Banten ini, diharapkan akan terpilih putra putri Banten yang tidak hanya cerdas secara spiritual, emosional, dan intelektual, tetapi juga memiliki integritas serta daya saing tinggi,” ujar Tinawati.
Tinawati juga menekankan pentingnya para finalis memahami peran mereka sebagai wajah daerah yang mencerminkan kebudayaan dan karakter masyarakat Banten.
“Saya sangat tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang kegiatan para finalis sebelum terpilih, terutama dalam memperkenalkan pariwisata dan budaya lokal. Ini adalah modal penting dalam membawa nama Banten ke kancah yang lebih luas,” tambahnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Linda Rohayati menjelaskan, masa karantina finalis Kang Nong Banten 2025 telah dimulai pada Rabu, 14 Mein2025. Dan, akan berlangsung hingga Jumat, 16 Mei 2025, dengan puncaknya pada malam grand final.
“Para finalis ini adalah putra-putri terbaik dari setiap kabupaten/kota se-Provinsi Banten, berjumlah 48 orang. Masing-masing wilayahnya mengirimkan tiga pasang perwakilan. Kami membekali mereka dengan pengetahuan tentang pembangunan, promosi pariwisata, kebudayaan, serta pentingnya mempertahankan kearifan lokal,” jelas Linda.
Linda juga menambahkan, kunjungan para finalis Kang Nong Banten ke Ketua TP PKK Provinsi Banten tersebut sebagai bentuk pemahaman bahwa perempuan memiliki kemampuan berkarya dari segi pemberdayaannya.
Selain itu, lanjut Linda, untuk membangun motivasi bahwa perempuan berjuang setara dengan laki-laki.
“Jadi, emansipasi wanitanya terbangun dari pertemuan ini,” ungkap Linda.
Dirinya berpesan kepada para finalis ini untuk terus memperkuat wawasan tentang pariwisata dan kebudayaan, menjadi generasi muda yang bangga terhadap jati diri bangsa dan mampu membawa nama Banten lebih dikenal di tingkat nasional maupun internasional.
“Insya Allah, mudah-mudahan mereka tercetak sebagai manusia yang memiliki integritas tinggi untuk mencintai Banten,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono










