SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II meminta warga Banten untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi dampak dari perubahan cuaca.
Hal ini mengingat prakiraan cauca yang memprediksikan adanya peningkatan curah hujan di wilayah Banten pada periode 21-26 Mei 2025.
Bencana hidrometeorologi ini dapat berupa cuaca ekstrem seperti hujan deras yang disertai kilatan petir, angin kencang, banjir, longsor, banjir bandang hingga gelombang pasang.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan genangan air terutama di wilayah dengan drainase buruk, tanah longsor bagi masyarakat di daerah berbukit atau tebing rawan,” ujar Kepala BBMKG Wilayah II Hartanto, Jumat, 23 Mei 2025.
Dirinya mengimbau kepada nelayan untuk juga waspada, dengan melihat ketinggian gelombang dan angin sebelum pergi melaut.
“Dan dagi pengguna jalan untuk lebih berhati-hati terhadap hujan tiba-tiba yang dapat mengurangi jarak pandang,” ucapnya.
Hartanto mengatakan, Banten sendiri saat ini sudah memasuki musim perubahan cuaca dari penghujan ke kemarau. Hal inilah yang menyebabkan cuaca belakangan ini berubah-ubah.
Dimana kondisi pagi hingga siang hari cenderung cerah atau berawan, tetapi pada sore hingga menjelang malam berpotensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang.
Lebih jauhnya, pihaknya tengah memonitor sejumlah fenomena atmosfer yang berpengaruh terhadap pola cuaca di wilayah Banten dalam sepekan ke depan.
Menurutnya, kondisi cuaca ini juga dipicu oleh adanya fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang saat ini aktif di wilayah Indonesia. MJO ini meningkatkan potensi pembentukan awan hujan.
“Sirkulasi siklonik terpantau di Barat Lampung, membentuk daerah konvergensi angin yang memanjang hingga Banten, memperkuat pertumbuhan awan hujan,” jelasnya.
BBMKG Wilayah II memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi secara merata di delapan kabupaten dan kota di Banten.
Editor: Aas Arbi











