SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati dan Wakil Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Najib Hamas turun ke desa-desa untuk menangani persoalan sampah di Kabupaten Serang. Salah satunya ialah dengan kegiatan gerakan grebeg sampah.
Desa pertama yang dikunjungi untuk pengelolaan sampah ialah Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang. Pantauan di lokasi terlihat Zakiyah-Najib didampingi oleh beberapa pimpinan OPD, Camat, Kepala Desa hingga anggota DPRD dari dapil Cikande Permai.
Saat tiba di Kantor Desa Cikande Permai, Bupati Serang memberikan arahan kepada warga yang sudah berkumpul di balai desa untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Setelah itu, Ratu Zakiyah kemudian berkeliling untuk meninjau lokasi-lokasi tempat pengelolaan sampah yang dikelola oleh warga serta meninjau Bank Sampah yang sudah berjalan.
Ia bersama rombongan pun kemudian membersihkan fasos fasum yang ada di lingkungan, Zakiyah menyapu sampah-sampah plastik yang berserakan.
Zakiyah mengatakan, ia sengaja menunjuk Cikande Permai sebagai lokasi pertama grebeg sampah lantaran Kecamatan Cikande menjadi pilot project untuk desa peduli sampah.
“Alhamdulillah itu menurut saya sudah Sudah agak baik, sudah dikelola. Bahkan sampah yang bernilai ekonomis sudah diolah. Seperti tadi itu, dikumpulkan sampahnya lalu dijual dan itu kembali dananya ke masyarakat,” katanya, Senin 2 Juni 2025.
Ia mengatakan, untuk penanganan sampah jangka panjang, pihaknya saat ini tengah mengusulkan agar Kabupaten Serang mendapatkan alokasi bantuan dari pemerintah pusat untuk mesin pengelolaan sampah menjadi energi listrik.
“Kita juga sekarang sedang melakukan koordinasi, komunikasi dengan pemerintah pusat supaya Kabupaten Serang mendapatkan alokasi pengelolaan sampah menjadi energi listrik. Jadi mohon doanya semoga itu dilancarkan, dimudahkan dan kita mendapat alokasi itu,” ujarnya
Nantinya, apabila sudah terealisasi, persoalan sampah di Kabupaten Serang dapat terselesaikan bahkan ramah lingkungan. “Pembuangan sekarang kita masih ada MOU dengan Kabupaten Pandeglang sementara ya. Sambil menunggu kita mendapatkan alokasi PSEL. Kalau misalnya kita sudah mendapatkan itu kemungkinan dengan Kabupaten Pandeglang sudah tidak lagi,” ujarnya.
Untuk penanganan sampah jangka pendek, pihaknya menjalin kerjasama dengan Pandeglang untuk mengelola sampah-sampah yang dihasilkan di Kabupaten Serang.
Selain pihaknya berupaya untuk menangani persoalan sampah liar yang banyak tersebar di pinggir jalan. “Nanti kita akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup supaya tidak ada lagi sampah-sampah yang mengotori jalanan terutama jalan raya ya. Nanti kita bikin aturannya secepatnya,” ujarnya.
Nantinya pihaknya akan menyiapkan sanksi bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan sehingga tidak ada lagi masyarakat yang berani membuang sampah sembarangan. “Tentu akan ada sanksi yang akan disiapkan,” tegasnya.
Editor: Abdul Rozak











