PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – PLTU Banten 2 Labuan berhasil kumpulkan 27 ton sampah di Pantai Teluk, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.
Sampah seberat 27 ton merupakan hasil PLTU Banten 2 Labuan berkolaborasi dengan PLN Energi Primer Indonesia, Dinas Lingkungan Hidup Pandeglang dan Pandawara Group yang bergerak bersama melakukan aksi coastal cleanup (pembersihan pantai) di pesisir Pantai Teluk Labuan.
Aksi pembersihan pantai turut serta melibatkan partisipasi aktif dari pemerintah Desa Teluk, jajaran muspika, dan ratusan volunteer dari berbagai komunitas pegiat lingkungan. Serta lembaga pendidikan yang turut serta menyuarakan kepedulian terhadap isu pencemaran laut dan pesisir.
General Manager (GM) PLTU Banten 2 Labuan adalah Wisnu Kurniawan mengatakan, dalam aksi satu hari, sebanyak 27 ton sampah berhasil dikumpulkan dari pesisir Pantai Teluk.
“Dikumpulkan secara manual oleh kita bersama volunteer (relawan),” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Sabtu, 7 Juni 2025.
Guna memaksimalkan proses pembersihan pantai, Wisnu menjelaskan, pihaknya menurunkan satu unit alat berat excavator. Hasilnya dapat membantu memuat sampah ke atas truk.
“Kurang lebih 32 rit truk pengangkut sampah berhasil membuang ke TPA Bangkonol, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang. Kolaborasi ini membuktikan bahwa gotong royong membawa perubahan besar bagi lingkungan,” katanya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pandeglang Ratu Tanti Darmiasih, ikut serta melaksanakan coastal cleanup di Pantai Teluk Labuan.
“Kegiatan itu dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup se dunia tahun 2025. Merupakan kolaborasi antara PT PLN Energi Primer Indonesia , PT PLN Indonesia Power UBP 2 Banten 2 Labuan, DLH bersama Pandawara Group,” katanya.
Turut berpartisipasi juga dalam kegiatan yaitu Kades Teluk, unsur Muspika, kumandang, NU, Bank Sampah Gen Z, Barade, Kader Posyandu, unsur pendidikan STIA Banten, SMPN 1 Labuan, SMAN 3 Pandeglang masyarakat dan komunitas peduli lingkungan.
Editor: Abdul Rozak











