PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Taman Hutan Raya (Tahura) Banten di Kawasan wisata Carita, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang mengelola 2.500 hektare kawasan hutan konservasi. Kawasan hutan konservasi seluas kurang lebih 2.500 hektare itu secara geografis meliputi dua wilayah, yaitu Kabupaten Pandeglang dan sebagian Kabupaten Serang.
Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha (TU) Tahura Banten Haris Mulyana mengatakan, Tahura berada di bawah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten.
“Kami sebagai pengelola di sini mengelola sekitar kurang lebih 2.500 hektare. Di dalamnya ada kawasan pemanfaatan yang bisa kita pakai untuk kegiatan wisata,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, di Tahura Banten, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Sabtu 21 Juni 2025.
Dia menjelaskan, dalam kawasan Tahura, ada blok-blok pemanfaatan. Salah satunya yang berada di kawasan Pesanggrahan ini yang lokasinya berada di sekitar kawasan Pantai Carita.
“Bisa kita sebut kawasan Pesanggrahan, dengan kondisi sekarang ini karena ini baru dialihkan dua tahun dari Perhutani kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten. Nah kami baru akan memulai melakukan penataan tahun 2025 ini,” katanya
Lebih lanjut, Haris menerangkan, ke depan ada beberapa kegiatan yang akan di kerjakan. Kebetulan itupun sesuai dengan visi dan misinya Gubernur Banten Andra Soni.
“Beliupun sudah berkunjung ke sini untuk melihat kondisi yang ada di kawasan Tahura. Ini menjadi bagian dari programnya beliau tentang Banten Indah,” ungkapnya.
Dalam upaya mewujudkan Banten Indah, ke depan sarana dan prasarana yang ada di Tahura dan pelayanannya akan terus ditingkatkan.
“Sesuai arahan dari beliau, maka mulailah dibuat perencanaan-perencanaan kita akan buat grand design. Supaya secara keseluruhan kita tahu arah akan kita bangun seperti apa ini bagian dari pelayanan prima kami kepada masyarakat dan pengunjung yang masuk ke kawasan Tahura,” katanya.
Editor: Mastur Huda











