SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Plh Sekda Banten Deden Apriandhi Hartawan meninjau sekolah swasta di Kota Serang untuk memastikan partisipasi mereka dalam program Sekolah Gratis. Dari dua sekolah swasta yang ditinjau, yakni SMK PGRI 3 Kota Serang dan SMA Al Mubarok, kuota untuk program Sekolah Gratis ada yang sudah terpenuhi, tapi ada juga yang belum.
“Hari ini baru dua sekolah yang sempat saya tinjau, karena waktunya terbatas. Tadi yang pertama, SMK PGRI 3 Kota Serang, informasi yang kami dapat di sana sudah full dari kuota 12 rombel yang mengikuti program Sekolah Gratis,” ujar Deden, Senin, 23 Juni 2025.
Namun, lanjutnya, hal yang berbeda terjadi di SMA Al Mubarok. “Dari dua rombel, baru satu yang sudah penuh,” ungkapnya. Kata dia, hal ini dikarenakan calon peserta didik masih menunggu pengumuman dari SPMB di sekolah negeri. Sehingga, belum semua daftar ke sekolah swasta.
Jika melihat fasilitas dan kondisi sekolah swasta, maka ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menyekolahkan anaknya di sekolah swasta dengan program Sekolah Gratis yang dicanangkan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten. Untuk mendorong itu, pihaknya akan menghubungi sekolah negeri dan swasta yang sudah penuh kuotanya agar bisa merekomendasikan calon peserta ke sekolah swasta lainnya yang terdekat.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Lukman mengatakan, ada juga sekolah swasta yang tidak masuk dalam SPMB Bersama meskipun mengikuti program Sekolah Swasta. Kata dia, ada waktu jeda untuk mensinkronkan data yang ada. “Tanggal 5 sampai tanggal 11 Juli adalah waktu untuk mengisi sekolah-sekolah swasta yang masih kurang,” ujarnya.
Ia mengatakan, di waktu itu, pihaknya akan mengarahkan calon siswa untuk beralih ke sekolah swasta. “Tapi kalau tidak mau, calon siswa dapat mencari sekolah lain,” tutur Lukman.
Editor: Bayu Mulyana











