SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dan pengurus yayasan Al-Bahru melakukan peninjauan terhadap lokasi tempat dibangunnya Masjid Terapung Banten (MTB) yang berlokasi di Kampung Cibeureum, Desa Kamasan, Kecamatan Cinangka.
Peninjauan dilakukan setelah sebelumnya Pemkab Serang melakukan pertemuan beberapa waktu lalu antara pejabat Pemkab Serang dengan pengurus yayasan Al-Bahru
Di lokasi terlihat terdapat sejumlah pejabat yang hadir, mulai dari Plh Sekda Sekaligus Bupati Serang Rudy Suhartanto, Asisten Daerah 1 hingga 3, kepala Organisasi Perangkat Daerah mulai dari DPUPR, Disporapar.
Sementara itu perwakilan dari yayasan Al-Bahru turut hadir ketua yayasan Ahmad Taufiq Nuriman (ATN) yang merupakan mantan bupati serang dua periode. Selain itu, ada pula pengurus lain yakni Lalu Atahrussalam Rais yang juga mantan Sekda Kabupaten Serang,
Rencana pembangunan MTB kembali menggeliat setelah Bupati dan Wakil Bupati Serang Ratu Rachmatu Zakiyah dan Najib Hamas memasukannya dalam program 100 tari kerja.
Taufik mengatakan, pembangunan MTB Banten sempat terkendala anggaran selama kurang lebih 10 tahun lamanya. “Memang sejak saya lengser jadi Bupati terhitung 10 tahun ya karena 2015 saya terakhir jadi Bupati. Sekarang sudah persis 10 tahun,” katanya, Selasa 24 Juni 2025.
Ia pun mengapresiasi langkah yang diambil Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah yang melanjutkan pembangunan Madjid Terapung Banten.
“Kita berharap dengan bupati yang baru ini karena semangatnya untuk melanjutkan pembangunan MTB sehingga diprogramkan 100 hari ini sudah termasuk kategori ditindaklanjuti,” ujarnya.
Nantinya, setelah dilakukan kunjungan langsung ke lokasi, akan ada tim yang melakukan kajian terhadap kebutuhan anggaran untuk pembangunan MTB.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











