TANGERANG SELATAN, RADARBANTEN.CO.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan kenaikan tipis per Selasa, 8 Juli 2025.
Harga jual emas Antam dibanderol Rp 1.906.000 per gram, naik Rp 5.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Sementara, harga buyback (beli kembali) berada di kisaran Rp 1.750.000–Rp 1.753.000 per gram.
Kenaikan harga ini mencerminkan tren stabilitas dalam perdagangan logam mulia secara global, di tengah dinamika suku bunga Amerika Serikat dan tekanan geopolitik internasional.
Secara global, harga spot emas dunia berada pada level USD 3.325–USD 3.330 per ons troi, atau sekitar USD 106,7 per gram.
Sementara, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 16.270 per USD, menjadi faktor tambahan yang memengaruhi harga emas domestik.
Selain Antam, emas dari merek lain juga menunjukkan tren serupa.
Emas UBS dijual seharga Rp 1.890.000 per gram, sedangkan Galeri24 menawarkan harga sedikit lebih rendah di Rp 1.881.000 per gram.
Pegadaian juga menawarkan harga emas yang bersaing, meski masih sedikit di bawah harga Antam.
Menurut pengamatan pasar, kenaikan harga emas saat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor:
1. Kondisi suku bunga global: Meski suku bunga acuan AS masih tinggi, logam mulia tetap dilirik sebagai aset safe haven.
2. Geopolitik global: Ketegangan dagang dan tarif impor, khususnya dari AS, ikut memicu volatilitas harga.
3. Kurs rupiah dan inflasi: Fluktuasi kurs rupiah terhadap dolar AS dan tekanan inflasi domestik juga turut mempengaruhi harga jual emas di pasar dalam negeri.
Bagi investor jangka pendek, saat ini merupakan momen yang layak dipantau. Kenaikan harga tergolong moderat, sehingga potensi koreksi harga dalam jangka pendek dapat menjadi peluang akumulasi.
Sementara, untuk investor jangka panjang, emas tetap menjadi instrumen pelindung nilai (hedging) terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi.
Meski imbal hasilnya cenderung konservatif, stabilitas nilai emas menjadikannya aset yang tetap menarik.
Masyarakat juga diimbau memperhatikan spread harga antara jual dan beli.
Saat ini, spread emas Antam sekitar Rp 156.000 per gram.
Bagi yang ingin mendapatkan nilai lebih efisien, pembelian melalui platform digital seperti Lakuemas dan IndoGold bisa menjadi alternatif karena menawarkan spread yang lebih kecil.
Editor: Agus Priwandono











