TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dividen dan capital gain adalah dua istilah yang harus dipahami oleh para investor, terutama pemula, jika ingin mulai berinvestasi.Walaupun sama-sama bentuk imbal hasil dari investasi, konsep dari dividen dan capital gain tidaklah sama.
Untuk mengetahui perbedaannya, mari simak pembahasan mengenai dividen vs capital gain secara komprehensif di artikel ini.
Apa Itu Dividen?
Dilansir dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Dividen adalah pembagian laba yang diterima oleh investor atau pemegang saham.
Dimana, laba tersebut berasal dari keuntungan yang selama ini dihasilkan oleh perusahaan.Perusahaan bisa membagikan dividen dalam bentuk tunai dan nontunai.
Jika secara tunai, maka pemegang saham akan menerima dividen berupa uang tunai (cash dividend) dalam jumlah tertentu.Sementara itu, pembagian nontunai biasanya berupa saham.
Nantinya, perusahaan akan memberikan tambahan saham (stock dividend) kepada investor sehingga jumlah sahamnya meningkat.
Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua investor berhak menerima dividen. Dividen hanya diberikan kepada investor yang memegang sahamnya sampai cumulative date.
Apabila pembelian saham perusahaan di luar cumulative date, maka investor tidak berhak mendapatkan dividen dari perusahaan.
Apa Itu Capital Gain?
Capital gain adalah jumlah keuntungan yang didapatkan oleh investor dari penjualan aset investasi, seperti properti, saham, atau obligasi.
Capital gain terjadi hanya saat harga jual aset lebih tinggi daripada harga belinya. Apabila terjadi sebaliknya, maka investor justru bisa menderita kerugian modal (capital loss).
Oleh karena itu, dapat dikatakan pula bahwa capital gain adalah perolehan keuntungan dari selisih harga beli dan jual produk investasi.Dalam investasi saham, capital gain (keuntungan modal) bisa diterima dalam jangka waktu pendek ataupun panjang bergantung pada strategi investasi.
Hanya saja, perlu dipahami bahwa harga aset dapat berubah sewaktu-waktu. Potensi kenaikan dan penurunan tetaplah ada sehingga risiko capital loss tidak bisa diabaikan begitu saja.
Dividen VS Capital Gain
Dividen dan capital gain sering kali dianggap sama. Padahal, keduanya sangat berbeda. Berikut adalah beberapa perbedaan dividen dan capital gain yang perlu dipahami.
1. Waktu Perolehan
Pada umumnya, dividen akan dibagikan secara rutin dengan besaran yang telah ditentukan dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham).Periode pembagiannya dapat berbeda, seperti per tahun, triwulan, atau bahkan tidak rutin.
Jika tahun ini investor menerima dividen satu kali, maka kemungkinan atau potensi untuk mendapatkan pembagian sebanyak 2-3 kali di tahun depan tetaplah ada.
Kemudian, terdapat pula perusahaan yang memberikan imbal hasil sementara ke investor secara periodik selama tahun berjalan atau dikenal sebagai dividen interim.
Waktu perolehan capital gain bisa dikatakan tidak menentu. Artinya, investor dapat menerimanya kapan saja. Hal tersebut bergantung pada keputusan penjualan aset sehingga tidak terikat dengan kebijakan dari perusahaan.
2. Sifat Pendapatan
Perbedaan dividen dan capital gain juga bisa dilihat pada sifat pendapatannya. Dividen termasuk passive income sehingga sifatnya pun cenderung pasif.
Para investor cukup menunggu perusahaan membagikan keuntungan pada periode tertentu sehingga tidak perlu menjalankan aktivitas trading.Sementara itu, para investor perlu lebih aktif dalam trading jika ingin mendapatkan capital gain.
Mereka juga harus mempunyai kemampuan analisis teknis yang mumpuni.Investor yang mengejar dividen akan menempatkan dananya untuk pemenuhan kebutuhan jangka panjang dan sebaliknya.
3. Jumlah Pendapatan
Secara jumlah, dividen dan capital gain juga sangat berbeda. Seperti yang diketahui, besaran dividen akan ditentukan berdasarkan keputusan dalam RUPS.Imbal hasil cenderung bergantung pada jumlah lembar saham yang dimiliki oleh investor.
Di sisi lain, perhitungan capital gain didasarkan pada harga jual dan beli produk investasi.Jika jumlah selisih positifnya tinggi, maka capital gain yang akan didapatkan pun semakin besar. Dengan begitu investor akan memperoleh banyak keuntungan.
4. Keputusan Pembagian
Kamu juga bisa melihat perbedaan dividen dan capital gain berdasarkan keputusan pembagiannya. Capital gain dapat ditentukan sendiri oleh pemilik aset investasi.Lain halnya dengan itu, dividen dapat diberikan setelah adanya keputusan dari perusahaan bersama pemegang saham saat RUPS.
5. Waktu Transaksi
Lamanya waktu transaksi juga menjadi salah satu hal yang membedakan dividen dan capital gain. Agar mendapatkan dividen, investor bisa membeli aset berupa saham sebelum berakhirnya cum date (waktu penerimaan dividen bagi investor yang tercatat dalam kepemilikan saham).
Di sisi lain, investor bisa menjual aset yang dimiliki ketika masa ex date (kisaran waktu setelah cum date) untuk memperoleh capital gain.Maka dari itu, investor perlu memahami kondisi pasar agar dapat menentukan waktu yang tepat untuk menjual atau membeli aset investasi.
6. Pajak dan Pembayaran
Saat menerima dividen maupun capital gain, investor akan dikenakan pajak. Biasanya, jumlah pajak yang dikenakan pada capital gain lebih besar daripada dividen.Kemudian, konversi imbal hasilnya pun tidak sama.
Seperti yang diketahui, dividen dapat diterima dalam bentuk tunai maupun nontunai. Sementara itu, capital gain lebih umum dikonversi menjadi uang tunai.
Demikian penjelasan tentang dividen vs capital gain, mulai dari waktu perolehan, sifat pendapatan, jumlah, keputusan pembagian, hingga waktu transaksinya. Semoga bisa bermanfaat bagi kamu.
Editor: Agus Priwandono











