PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pandeglang menyelenggarakan kegiatan pengukuhan dan dialog publik. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang Oproom Setda Pandeglang.
Koordinator Forum BEM Pandeglang, Rapiudin mengatakan, kegiatan dialog publik merupakan ruang strategis bagi mahasiswa untuk menyuarakan gagasan.
“Selain itu untuk mendorong kolaborasi dengan pemerintah. Dialog publik ini menjadi ruang reflektif untuk mempertemukan gagasan antara mahasiswa dan pemerintah,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, melalui sambungan telepon selularnya, Senin, 14 Juli 2025.
Mahasiswa harus tampil sebagai agen perubahan yang berani dan aktif dalam lingkungan masyarakat. Termasuk dalam melawan praktik-praktik korupsi.
“Praktik korupsi ini harus dilawan dan dicegah bersama. Termasuk di desa-desa,” tegas Rafiudin.
Kegiatan ini menjadi tonggak awal bagi Forum BEM Pandeglang dalam memperkuat kolaborasi yang konstruktif, partisipatif, dan berkelanjutan antara mahasiswa dan pemerintah daerah demi mewujudkan perubahan nyata di masyarakat.
Ketua Pelaksana Kegiatan Dialog Publik, Diky Ramadan atau yang akrab disapa Aden menyatakan, kalau kegiatan ini menjadi tonggak awal bagi Forum BEM Pandeglang dalam memperkuat kolaborasi yang konstruktif, partisipatif, dan berkelanjutan.
“Antara mahasiswa dan pemerintah daerah demi mewujudkan perubahan nyata di masyarakat,” katanya.
Aden mengucapkan, terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kelancaran acara ini.
“Ini adalah momentum penting untuk mengangkat tema korupsi, karena masih banyak persoalan di Kabupaten Pandeglang yang berakar dari praktik korupsi, terutama di tingkat desa,” katanya.
Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, menyambut baik kegiatan Forum BEM Pandeglang.
“Sudah menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk terus mendukung peran aktif mahasiswa, termasuk dalam menyampaikan kritik yang konstruktif demi kemajuan daerah. Kita tidak anti kritik, karana kritik itu adalah bentuk cinta kepada Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Dewi-Iing saat ini fokus membangun dunia pendidikan. Sebagai upaya mendorong kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal dalam menghadapi tantangan zaman serta masuknya investor ke wilayah Pandeglang
“Jangan sampai wajah-wajah pribumi hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri. Kami akan mengawal proses masuknya investor dan memastikan bahwa perizinannya transparan, namun yang lebih penting, kami ingin memastikan 70 persen tenaga kerja berasal dari masyarakat Pandeglang,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi















