LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lebak mencatat ribuan siswa bersaingan untuk masuk program Sekolah Rakyat yang diagagas Presiden Prabowo melalui Kementerian Sosial (Kemensos).
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria, menyampaikan bahwa dirinya menyambut baik antusias warga Lebak yang ingin mengikuti program Sekolah Rakyat.
“Jadi yang masuk Sekolah Rakyat itu total ada 40.551 calon siswa untuk SD, SMP dan SMA. Tetapi kuota yang kami terima hanya 200 siswa, yang terdiri dari 100 SMA dan masing-masing 50 siswa SD dan SMP,” terang Lela saat berada di Kantor Dinsos Lebak, Rabu 16 Juli 2025.
Ia menambahkan, bahwa tidak semua orang bisa masuk Sekolah Rakyat, karena siswa ditentukan oleh pemerinyah pusat melalui Kemensos.
“Mereka yang masuk data Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan masuk dalam desil 1 atau kelompok rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah,” kata Lela.
Menurutnya secara keseluruhan, program Sekolah Rakyat di Lebak berjalan lancar tanpa ada halangan. Saat progresnya sedang renovasi gedung yang berada di BPMP Banten.
“Jadi semuanya sedang dalam proses renovasi di BPMP oleh Kementerian PU, jadi beberapa bagian yang dalam tahap penyesuain,” ujarnya.
Lela menyebutkan, bahwa murid Sekolah Rakyat berasal dari seluruh wilayah Kabupaten Lebak yang tersebar di seluruh kecamatan.
“Kebanyakan itu dari Lebak tengah dan selatan untuk murid Sekolah Rakyat, untuk wilayah perkotaan di Rangkasbitung dan sekitarnya sedikit ya,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana











