PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Pandeglang mengklaim angka konsumsi ikan (AKI) masyarakat Kabupaten Pandeglang terus meningkat setiap tahunnya.
Saat ini, angka konsumsi ikan (AKI) di Kabupaten Pandeglang baru menyentuh diangka 40 kilogram per kapita per tahun.
Angka tersebut mendekati target yang ditetapkan pemerintah daerah Kabupaten Pandeglang sebesar 45 kilogram per tahun, meski masih di bawah rata-rata nasional yang mencapai 62,05 kilogram per kapita.
Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Pandeglang, Uun Junandar mengatakan, pihaknya secara rutin menggelar kegiatan sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemar Ikan) untuk mendorong masyarakat, khususnya anak-anak, agar menjadikan ikan sebagai salah satu sumber protein utama.
“Alhamdulillah, konsumsi ikan di Pandeglang saat ini berada di angka 40 kilogram per orang per tahun. Ini di atas target provinsi, bahkan mendekati angka target nasional,” kata Uun Junandar, Minggu 27 Juli 2025.
Uun menuturkan, tren konsumsi ikan tersebut juga sejalan dengan peningkatan produksi perikanan di Kabupaten Pandeglang, baik dari sektor budidaya ikan air tawar maupun hasil tangkapan dari laut.
“Untuk produksi ikan tangkap tahun 2024, jumlahnya mencapai sekitar 32 ribu ton. Itu terdiri dari berbagai jenis ikan seperti tongkol, kembung, dan ikan karang lainnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Uun menyebutkan, produksi ikan lele dari sektor budidaya juga menunjukkan tren positif.
“Produksi lele tahun lalu mencapai sekitar 30 ribu ton, naik seribu ton dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya.
Uun berharap angka konsumsi dan produksi ikan di Pandeglang bisa terus meningkat. Salah satu strateginya adalah dengan terus mengedukasi masyarakat mengenai manfaat ikan bagi kesehatan, terutama bagi tumbuh kembang anak.
“Kami akan terus dorong masyarakat agar lebih gemar makan ikan. Selain sehat, ini juga mendukung ketahanan pangan daerah,” imbuhnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aditya











