SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berkomitmen untuk menyelesaikan perasoalan sampah plastik di Kabupaten Serang. Komitmen tersebut disampaika pada pelaksanaan kegiatan peringatan hari lingkungan hidup sedunia yang dilaksanakan di aula Tb Suwandi, Selasa 29 Juli 2025.
Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas mengatakan, untuk menyelesaikam persoalan sampah di Kabupaten Serang tentunya harus dilakukan melalui hal-hal kecil yang dilekukan, terutama konsumsi sampah plastik di Kabupaten Serang.
“Pertama adalah mengurangi pemakaian konsumsi plastik, selebaran plastik, botol plastik. Karena apa? Karena plastik ini sampah yang sulit terurai secara alami,” katanya, Selasa 29 Juli 2025.
Najib mengatakan, penggunaan sampah plastik di Kabupaten Serang masih sangat besar. Sehingga harus dimulai dengan tindakan keci mulai dari rumah.
Selain itu, gerakan-gerakan masyarakat juga sangat penting dalam upaya penangan sampah plastik di Kabupaten Serang.
“Pertama adalah dari dinas dan para camat, kemudian support dari para perusahaan dan para pegiat lingkungan. Mudah-mudahan kalau semuanya semangat, semuanya bergerak bersama dan sadar terhadap bahaya polusi plastik, maka mudah-mudahan Kabupaten Serang ke depan bisa lebih sehat lagi untuk lingkungan kita,” ujarnya.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang, Yadi Priyadi Rochdan mengatakan, sampah plastik merupakan salah satu sampah yang sulit untuk diurai secara alami.
Untuk itu perlu adanya penanganan persoalan sampah sehingga harus dilakukan penanganan oleh seluruh pihak. “Nah, ini dari komunitas-komunitas atau dari kecamatan tadi kan banyak yang bisa mendaur ulang plastik. Ini ada yang salah satunya bisa membuat eco sofa,” ujarnya.
Pihaknya mendorong agar banyak pihak yang mulai sadar untuk memanfaatkan sampah plastik sehingga tidak dibuang begitu saja. “Plastik salah satu barang yang sulit untuk diurai ya kalau menurut kami ini memang salah satu yang harus di dilakukan pengolahan. Karena memang plastik ini sebenarnya kalau diolah sangat baik sangat bermanfaat,” ujarnya.
Ia mengaku, saat ini sudah ada kelompok masyarakat yang membentuk bank sampah untuk mengurai sampah-sanpah plastik sehingga tidak menimbulkan malah lingkungan.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











