SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Warga Banten diminta waspada. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi dalam tiga hari ke depan, meliputi hujan lebat, angin kencang, petir, hingga gelombang tinggi di wilayah perairan.
Empat daerah di Banten diprediksi akan terdampak paling signifikan, yaitu Kota Cilegon, Kota Serang, Kabupaten Serang bagian Barat dan Utara, serta Kabupaten Tangerang bagian Utara.
Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II, Hartanto, menjelaskan bahwa kondisi atmosfer saat ini sangat mendukung peningkatan curah hujan dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Banten.
“Lalu ada aktivitas Dipole Mode dan Labilitas atmosfer lokal yang mendukung perkembangan awan konvektif secara cepat. Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan di wilayah Provinsi Banten,” kata Hartanto dalam keterangannya, Rabu 6 Agustus 2025.
Ia menyebutkan, fenomena atmosfer seperti Bibit Siklon Tropis 90S di Samudra Hindia barat daya Bengkulu turut menjadi pemicu. Bibit siklon ini menciptakan daerah konvergensi atau perlambatan kecepatan angin, yang berimbas pada meningkatnya potensi hujan ekstrem.
Selain hujan lebat, BBMKG Wilayah II juga memprediksi gelombang laut sangat tinggi (4.0–6.0 meter) di Perairan Selatan Pandeglang dan Selatan Lebak, serta gelombang tinggi (2.5–4.0 meter) di Selat Sunda Barat Pandeglang.
“Menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, termasuk pengendara kendaraan bermotor, diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap kemungkinan genangan, pohon tumbang, atau penurunan jarak pandang,” imbaunya.
Tak hanya untuk warga di darat, peringatan juga ditujukan bagi para pelaut dan pengguna jasa transportasi laut.
“Imbauan ini juga berlaku bagi nelayan dan pengguna moda transportasi laut seperti perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry, dan kapal kargo. Pastikan untuk selalu memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG,” pungkasnya.
Editor: Merwanda











