LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Penjual Bendera di Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak mengungkapkan keluhan terkait dengan pendapatan selama penjualan bendera dan pernak-pernik agustusan di 2025. Hal tersebut diungkapkan Supriyadi penjual bendera di jalan Multatuli, Rangkasbitung.
Ia mengungkapkan, bahwa sehari hanya mendapatkan Rp50 ribu biasanya bisa mendapatkan ratusan ribu per hari. Namun tahun 2025 berbanding terbalik dengan tahun lalu.
“Kalau sehari, misalkan sehari ini. Iya, tahun sekarang. Cuman paling gede Rp500 ribu. Sekarang mah paling 200 ribu sehari. Kemarin aja dari pagi sampai sore. kadang-kadang kemarin aja cuma dapat Rp50 ribu,” kata Supriyadi kepada RADARBANTEN.CO.ID saat ditemui di lapaknya, Kamis 14 Agustus 2025.
Diketahui penjual bendera di Rangkasbitung, mayoritas berjualan di Jalan Multatuli dan sekitar pusat Kota Rangkasbitung.
Supriyadi menjelaskan, tahun sebelumnya penghasilannya bisa mencapai 1 juta perhari, namun karena banyak di media sosial dan online banyak orang beralih membelinya.
“Ya, kalau biasanya mah kalau sudah menjelang tanggal 1 ya sampai tanggal 10. Biasanya orang membeli, tapi sekarang begini,” tuturnya.
Ditambahkannya, menjual bendera dan pernak-pernik agustus sudah dijalaninnya selama 20 tahun lamanya. Menurutnya menjual bendera menjadi rejeki setiap tahun baginya.
“Jadi setiap tahun berjualan disini, menjadi tradisi bagi saya menjual bendera,” pungkasnya.
Reporter : Nurandi
Editor: Aditya











