KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto menyebut bahwa kebijakan membayar pajak atau insentif sebesar 5 persen BPHTB dan pembebasan sanksi administrasi untuk PBB akan diterapkan hingga Desember 2025.
Hal tersebut dianggap sangat berpengaruh positif bagi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang.
Slamet juga mengungkapkan bahwa PAD pada tahun ini hingga Juli 2025 tercatat di angka 66,76 persen perolehannya, dan untuk PAD APBD Perubahan tercatat sudah 60,96 persen.
“Untuk target PAD tahun 2025 ini ditargetkan sekitar 4,1 triliun. Yang insyaallah akan mencapai target tersebut,” ungkap Slamet, Jumat 22 Agustus 2025.
Dirinya juga mengaku optimistis dalam perolehan PAD yang telah ditargetkan tadi, sepanjang kata Slamet. Tidak ada pergolakan nasional yang muncul yang bisa mempengaruhi pendapatan asli daerah.
“Apalagi, dengan adanya diskon pajak tadi. Yang biasanya kita nerima 6 hingga 7 miliar, namun dengan adanya diskon pajak kami bisa menerima 13 miliar dalam satu bulan. Dan itungan tersebut naik 2 kali lipat,”bebernya.
Slamet juga mengutarakan bahwa naiknya pendapatan asli daerah berkat cara pihaknya dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Dimana, dalam sosialisasi tersebut. Peran anak muda turut menjadi pilihan dalam membantu kenaikan sektor pajak.
Seperti yang dilakukan pihaknya dalam mengemas sosialisasi tersebut dengan bentuk festival musik anak muda dengan judul semua ada di Kab Tangerang.
“Festival musik dan kongkow santai bersama anak muda bisa menambah dan menumbuhkan pajak di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.
Reporter: Mulyadi
Editor: Aditya










