SERANG, RADARBANTEN.CO.ID –Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah menegaskan pentingnya peran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Banten dalam menyiapkan atlet-atlet juara sekaligus menciptakan iklim olahraga yang digemari seluruh lapisan masyarakat.
Hal itu disampaikan Dimyati saat membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Banten 2025 di Aula SMKN 2 Kota Serang, Sabtu (23/8/2025). Rakerprov tahun ini mengusung tema “Sinergi Bersama Banten Hebat Juara” dan dihadiri Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno, Ketua KONI Banten Edi Ariadi, jajaran pengurus, 71 cabang olahraga (cabor), serta perwakilan KONI kabupaten/kota se-Banten.
Menurut Dimyati, tugas KONI tidak sebatas mencetak prestasi, tetapi juga menumbuhkan budaya olahraga di masyarakat.
“Selain menyiapkan atlet juara, KONI juga harus menciptakan iklim olahraga yang disukai oleh masyarakat. Bukan hanya suka, tapi juga rajin berolahraga setiap hari. Mens sana in corpore sano – di dalam jiwa yang sehat terdapat tubuh yang sehat,” ujar Dimyati.
Ia mendorong KONI rutin menggelar festival olahraga di setiap cabor sebagai bagian dari pembinaan. Tidak harus skala besar, namun konsistensi menjadi kunci lahirnya bibit-bibit atlet baru.
“Itu bisa dilakukan seminggu sekali secara rutin. Insya Allah ke depan akan lahir atlet-atlet unggul. Saya siap mendukung jika setiap cabor menyelenggarakan festival, meskipun kecil,” katanya.
Dimyati menegaskan, pembinaan sejak dini menjadi langkah penting agar Banten siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII pada 2032. “Sebelum jadi tuan rumah PON 2032, kita harus siapkan dulu bibit atlet yang bagus. Target kita bukan hanya ikut, tapi juara,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno mengingatkan bahwa olahraga bukan hanya soal prestasi, melainkan juga prestise daerah dan bangsa.
“Jika Banten ingin menjadi tuan rumah PON XXIII 2032, maka persiapan harus matang. Sebagai tuan rumah, targetnya harus masuk lima besar nasional,” ujarnya.
Reporter: Rostinah
Editor: Agung S Pambudi











