PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Satpol PP Kabupaten Pandeglang akan merazia sejumlah lokasi yang kerap dijadikan tempat nongkrong pelajar saat jam sekolah. Razia rutin ini digelar untuk mencegah siswa membolos dan memastikan mereka tetap mengikuti kegiatan belajar.
Kepala Satpol PP Pandeglang, Agus Amin Mursalin, mengatakan razia pelajar membolos sekolah merupakan agenda mingguan yang melibatkan sekolah, guru, dan orang tua.
“Ketika kami dapati ada siswa yang tidak ada di kelas atau berada di warnet, tempat playstation, atau warung, kami data kemudian kami sampaikan ke sekolah dan orang tuanya,” kata Agus, Senin, 25 Agustus 2025.
Menurut Agus, lokasi yang sering dijadikan tempat berkumpul pelajar saat bolos antara lain warung kopi, rental PlayStation, dan warnet. Petugas akan menyisir tempat-tempat itu agar tidak lagi dijadikan lokasi nongkrong di jam belajar.
“Semua yang kami waspadai itu jadi sasaran. Kami sisir agar mereka tidak nongkrong di situ pada saat jam sekolah,” ujarnya.
Ia menambahkan, razia akan terus ditingkatkan untuk menekan kebiasaan membolos. Selama ini, petugas hanya menemukan pelajar membawa rokok, sementara barang terlarang seperti obat-obatan belum pernah ditemukan.
“Selama ini barang terlarang seperti obat-obatan belum pernah kami temukan. Hanya rokok yang kadang ada,” jelasnya.
Agus juga menekankan pentingnya pengawasan orang tua dan guru agar pelajar disiplin mengikuti jam belajar. “Orang tua dan para guru jangan luput dari pengawasan, terutama di jam belajar. Harus berkolaborasi dengan sekolah agar jadwal belajar betul-betul dijalankan,” pungkasnya.
Editor: Aas Arbi











