TANGSEL,RADARBANTEN.CO.ID-Rencana pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di Banten kini semakin nyata dengan disiapkannya dua jalur utama, yaitu rute Serpong (Tangsel)–Kembangan (Jakarta Barat)–Balaraja (Kabupaten Tangerang) dan Serpong (Kota Tangsel)–Lebak Bulus (Jakarta Selatan).
Keputusan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi di UPTD Latihan Kerja Serpong, Senin 8 September 2025 yang dipimpin langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni bersama kepala daerah se-Tangerang Raya, Direksi PT MRT Jakarta, serta perwakilan Kementerian PUPR.
Jalur ini akan membentang dari Serpong menuju Kembangan di Jakarta Barat, lalu terkoneksi hingga Balaraja di Kabupaten Tangerang. Dengan panjang lintasan lebih dari 30 kilometer, MRT ini diharapkan bisa memangkas waktu tempuh perjalanan warga dari Kabupaten Tangerang dan Tangsel ke Jakarta.
Sementara rute Serpong–Lebak Bulus akan memperpanjang layanan MRT Jakarta yang saat ini berhenti di Lebak Bulus. Panjang lintasan diperkirakan mencapai 17–20 kilometer.
Ada dua opsi trase yang sedang dikaji, yakni melalui Pondok Cabe–Ciputat atau Pondok Aren–Bintaro–Serpong. Jalur ini diproyeksikan melayani mobilitas warga Tangsel yang ingin terhubung langsung dengan pusat Jakarta Selatan.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi











