TANGERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid mengapresiasi seluruh jajaran Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) yang berhasil meraih predikat sebagai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sehat selama 5 kali berturut-turut se-Indonesia.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat memberikan amanat apel pagi di Halaman Kantor Perumdam TKR, Senin 15 September 2025.
“Kami atas nama Kuasa Pengguna Modal (KPM) bersama pemerintah daerah mengucapkan selamat dan terima kasih atas segala upaya kinerja yang dilaksanakan oleh seluruh pegawai yang dipimpin oleh direktur utama, direktur teknik, direktur umum juga dengan teman-teman dewan pengawas. Sehingga PDAM Kabupaten Tangerang sudah 5 kali berturut-turut mendapatkan predikat PDAM sehat se-Indonesia,” ujar Bupati Maesyal.
Menurutnya, raihan predikat PDAM sehat 5 kali berturut-turut tersebut bukan hanya kebanggaan Perumdam TKR semata, namun juga menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Tangerang.
Untuk itu, dirinya berharap raihan luar biasa yang telah dicapai tersebut bisa menjadi dorongan semangat bagi Perumdam TKR untuk terus berinovasi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, prestasi ini bukan hanya milik dari PDAM saja, melainkani juga milik masyarakat Kabupaten Tangerang yang mendapatkan pelayanan air bersih. Dan ini harus terus dipertahankan untuk dijadikan sebagai dorongan semangat terus berinovasi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Maesyal juga mengutarakan bahwa permintaan layanan kebutuhan air bersih, khususnya di wilayah Pantura Kabupaten Tangerang sangat tinggi dan belum bisa terlayani secara optimal.
Untuk itu, pihaknya meminta kepada Perumdam TKR untuk melakukan percepatan dan optimalisasi realisasi Sambungan Langganan (SL) kepada masyarakat di wilayah Pantura.
“Kebutuhan yang disampaikan masyarakat kepada pemerintah daerah untuk minta dilayani air bersih, khususnya di wilayah Pantura memang belum optimal. Sebab dari total yang sudah tersalur air bersih sekitar 236.822 sambungan langganan. Maka dari itu masih ada 11.000 lagi yang harus kita tingkatkan layanannya di tahun 2025,” terangnya.
Reporter: Mulyadi
Editor: AGung S Pambudi











