LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) memastikan Stasiun Rangkasbitung Ultimate akan direncanakan akan beroperasi Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Hal tersebut disampaikan, Kepala BTP Kelas 1 Jakarta, Ferdian Suryo Adhi Pramono mengatakan, saat ini kemajuan proyek tersebut telah mencapai 95 persen.
“Dipastikan sebelum Natal dan Tahun Baru 2025 sudah beroperasi,” kata Ferdian kepada RADARBANTEN.CO.ID, pada Senin 15 September 2025.
Ia menjelaskan, saat ini pengerjaan fokus pada pembangunan ramp atau jalur keluar masuk penumpang dari sisi jalan RT Hardiwinangun ke lantai dua stasiun.
Lebih lanjut, adapun untuk fisik gedung utama, pembangunannya sudah rampung. Selain itu proses pembangunan ramp, pihaknya saat ini sedang melakukan penataan selasar sisi utara dan selatan akses ke stasiun.
“Penataan ini juga berkolaborasi dengan Pemkab Lebak karena lokasinya beririsan dengan lahan Pemkab. Stasiun Rangkasbitung diproyeksikan menjadi Stasiun Hub di Banten. Sejumah rute kereta ke Jabodetabek dan Banten Selatan akan dilayani melalui stasiun ini,” tuturnya.
Stasiun Rangkasbitung diperbesar juga sebagai persiapan untuk revitalisasi rute kereta Rangkasbitung-Labuan Pandeglang yang sudah berhenti beroperasi sejak tahun 1980an.
Jika sudah selesai dibangun, Stasiun Rangkasbitung Ultimate bisa menampung hingga 85.000 penumpang per hari. Sementara saat ini jumlah penumpang yang dilayani antara 15.000-25.000 penumpang per hari.
Reporter : Nurandi
Editor: AGung S Pambudi











