SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Saham PT Bank Pembangunan Daerah Banten (persero) Tbk atau Bank Banten mulai menunjukan tren positif, harga sahamnya pada pertengahan bulan September 2025 ini mulai merangkak naik.
Saat ini, harga saham Bank Banten berada di angka Rp31 per lembar, Jum’at 19 September 2025. Angka ini naik, setelah sebelumnya mengalami penurunan dan stack di angka Rp23-Rp25 per lembar.
Kenaikan saham Bank Banten itu tidak lepas dari naiknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kini menyentuh angka 8.008. Kenaikan IHSG ini menunjukan kepercayaan investor terhadap tren perekonomian di negeri ini.
Banyak pakar ekonomi memprediksi jika angka IHSG ini akan terus mengalami kenaikan. Hal ini seiring dengan optimisme Menteri Keuangan (Menkeu) Baru Purbaya Yudhi Sadewa bahwa IHSG akan dapat menyentuh hingga angka 36.000 dalam beberapa tahun ke depan.
Selain itu, Bank Banten (BEKS) sendiri di tahun 2025 ini telah menunjukan kinerja positifnya. Pada semester I-2025, BEKS membukukan laba bersih Rp6,30 miliar. Capaian ini melonjak 76,97 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Bisnis yang tumbuh solid mendongkrak pendapatan bunga bersih perseroan menjadi Rp96,96 miliar, atau meningkat 17,31 persen secara tahunan.
“Kinerja keuangan Bank Banten sampai akhir Juni 2025 menunjukkan peningkatan yang tidak bisa dianggap sebelah mata,” ujar Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami dalam peresmian Kantor Pusat Baru Bank Banten.
Dari sisi intermediasi, per Juni 2025, Bank Banten menyalurkan kredit sebesar Rp4,16 triliun, atau meningkat 14,60 persen year on year (yoy) dibandingkan Rp3,63 triliun pada Juni 2024. Sementara, dana pihak ketiga (DPK) juga tumbuh lebih dari Rp1,25 triliun, dari RpRp4,64 triliun menjadi Rp5,89 triliun.
Kemudian, total aset mencapai Rp8,54 triliun, atau naik Rp1,4 triliun dibandingkan total aset Juni 2024 yang sebesar Rp7,13 triliun.
Dengan kinerja yang positif ini, BEKS bisa saja menjadi rekomendasi saham untuk investasi jangka panjang.
Editor: Abdul Rozak











