PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang menanggapi laporan adanya pelajar yang kerap bolos sekolah untuk nongkrong di rental Playstation (PS). Kasus ini sebelumnya terungkap dari temuan Satpol PP di lapangan.
Sekretaris Disdikpora Pandeglang, Nono Suparno, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan sekolah jika ada siswa tertangkap membolos di luar jam belajar. Identitas siswa biasanya mudah dikenali melalui atribut sekolah yang dipakai.
“Kalau ada temuan dari Satpol PP, tentu segera disampaikan ke kepala satuan pendidikan. Sekolah yang akan melakukan pembinaan kepada siswanya, supaya tidak terulang. Kalau hanya dilihat tanpa dilaporkan, kasihan juga anak dan orangtuanya,” kata Nono, Minggu 21 September 2025.
Menurutnya, kasus pelajar bolos di rental PS sebenarnya jarang terjadi di Pandeglang. Meski demikian, setiap laporan yang masuk selalu ditindaklanjuti bersama pihak sekolah dan orangtua. Salah satu kasus pernah terjadi di Kecamatan Cigeulis, namun penyelesaiannya cepat dilakukan dengan melibatkan orangtua, sekolah, dan pemerintah setempat.
“Sepanjang tidak ada laporan resmi, berarti kondisinya aman. Kalau ada, biasanya langsung kami terima baik dari Satpol PP maupun media. Semua ditangani agar tidak berdampak lebih jauh ke anak-anak,” ujarnya.
Nono menegaskan perlunya keterlibatan semua pihak dalam mengawasi anak, terutama di era digital saat ini. Guru dan sekolah memiliki keterbatasan waktu, sehingga orang tua harus ikut mengawasi aktivitas anak setelah pulang sekolah.
“Kita harus bersama-sama peduli pada anak. Setiap sekolah juga sudah punya Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK). Kami mengingatkan agar tim ini aktif, supaya kenakalan anak bisa segera ditangani dan tidak menular ke sekolah lain,” tegas Nono.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aditya











