CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menanggapi pemberitaan terkait kondisi perlintasan KA sebidang di wilayah Kalibaru, Kelurahan Gerem, Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon. Perlintasan rel KA itu mengalami kerusakan.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Cilegon dan Dinas Pekerjaan Umum setempat untuk menangani perlintasan tersebut secara cepat dan terkoordinasi.
“Perlintasan yang dimaksud adalah JPL No. 289 di Km 144+157 petak jalan antara Stasiun Krenceng-Merak, yang merupakan perlintasan resmi dan dijaga. Pada Selasa malam (7 Oktober 2025-red), telah dilakukan pengaspalan setempat oleh Dinas PU. Selanjutnya, KAI bersama pihak terkait akan melanjutkan pengaspalan menyeluruh pada Kamis malam (9 Oktober 2025-red),” jelas Ixfan dalam keterangan tertulis yang diterima Radarbanten.co.id, Kamis, 9 Oktober 2025.
Ia menambahkan, KAI Daop 1 Jakarta konsisten menjalankan program perbaikan geometri dan pengaspalan perlintasan sebidang sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan serta perjalanan KA.
Sepanjang 2025, KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan perbaikan di 141 titik perlintasan KA, mulai dari lintas Jakarta – Cikampek, Bekasi, Tangerang, hingga lintas Banten termasuk Cilegon – Merak.
Beberapa perlintasan KA di Banten yang masuk program perbaikan tahun ini antara lain:
* Km 138+210 lintas Cilegon – Krenceng
* Km 140+342 lintas Krenceng – Merak
* Km 144+157 lintas Krenceng – Merak (JPL No. 289)
Langkah ini menjadi bukti komitmen KAI dalam mendukung keselamatan perjalanan dan perawatan infrastruktur transportasi publik secara berkelanjutan melalui kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
KAI Daop 1 Jakarta juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan masyarakat akibat kondisi sementara di lapangan.
“Para pengguna jalan diimbau lebih berhati-hati karena selama proses pekerjaan terdapat material dan pekerja yang beraktivitas. Seluruh pekerjaan dilakukan bertahap dan terukur dengan tetap menjaga keselamatan serta kelancaran lalu lintas,” tutup Ixfan.
Editor: Agus Priwandono











