SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Fakultas Hukum Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) gelar Seminar dan Konferensi Internasional Tahun 2025 untuk pertama kalinya.
Acara yang berlangsung pada Rabu 22 Oktober 2025, di ruang Multimedia Gedung Rektor Lantai 1 Kampus Sindang Sari ini bertajuk ” Challenge of Islamic Law Reformasi in the Technology Era” atau ” Tantangan Pembaruan Hukum Islam di Era Teknologi Informasi.”
Acara ini merupakan hasil kerja sama antara Fakultas Hukum Untirta dan Asosiasi Dosen Hukum Islam Indonesia (ADHII).
Konferensi ini dilakukan sebagai wadah bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi hukum untuk saling berdiskusi dan bertukar gagasan terkait dinamika pembaharuan hukum Islam di era perkembangan teknologi digital yang pesat ini.
Ketua Panitia Dr. Sariah menyampaikan, terselenggaranya acara ini merupakan langkah awal penting Fakultas Hukum Untirta dalam memperkuat peran akademik pada tingkat nasional dan bahkan internasional, terkhusus pada bidang hukum Islam.
“Kerja sama ini untuk pertama kalinya dilakukan oleh Fakultas Hukum dalam rangka pengembangan ilmu hukum, terutama dalam kajian hukum Islam di era digital,” ujar Dr. Sariah saat ditemui Radarbanten.co.id usai acara pembukaan.
Dalam kesempatan penting ini juga tidak hanya melakukan acara seremonial dan seminar saja.
Terjadi juga penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Fakultas Hukum Untirta dan ADHII sebagai bentuk simbolik terjalinnya kerjasama dalam pengembangan riset dan kegiatan akademik dalam bidang hukum Islam.
“Tadi ada penandatanganan kerja sama antara ADHII dan Dekan Fakultas Hukum. Biasanya ADHII menyelenggarakan konferensi internasional di berbagai perguruan tinggi negeri, dan kali ini Untirta menjadi tuan rumah,” tambahnya.
Terkait keberlanjutan kegiatan ini, Sariah juga menjelaskan komitmen mereka untuk mengadakan acara serupa di kemudian hari, meski tidak bekerja sama dengan ADHII.
“Untuk kerja sama berikutnya, mungkin kami akan mengembangkan bidang keilmuan hukum Islam lainnya. Tidak harus dalam bentuk konferensi internasional,” ujarnya.
Ia juga berharap atas terselenggaranya acara ini tidak hanya memperkuat di bidang akademik saja, melainkan bisa juga mempererat tali silaturahmi antar dosen, serta semakin menambah wawasan di bidang hukum Islam.
“Harapan saya, selain memperkuat silaturahmi antara dosen Fakultas Hukum dan ADHII, kegiatan ini juga dapat mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang hukum Islam,” tutupnya.
Reporter: Ikhsan Genrb/ Eko Fajar A
Caption: Konferensi Internasional ini menjadi langkah awal penting Fakultas Hukum Untirta dalam memperkuat peran akademik pada tingkat nasional dan bahkan internasional, terkhusus pada bidang hukum Islam.
Reporter: Eko Fajar
Editor: Agung











