CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Setelah resmi ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB), Muhammad Yoka Dhesturaka menyatakan kesiapannya memimpin PT Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Cilegon Mandiri dan langsung menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat kinerja internal perusahaan.
Kepada Radar Banten, Rabu malam, 22 Oktober 2025, Yoka mengaku siap menghadapi tantangan baru usai melalui proses seleksi dan rekrutmen yang panjang. Ia menyebut jabatan yang kini diembannya merupakan amanah besar untuk menjaga kepercayaan Pemerintah Kota Cilegon dan para pemegang saham.
“Proses seleksinya cukup panjang, jadi ketika hasilnya keluar, sekarang saatnya bekerja. Ini saatnya menunjukkan kinerja dan memberikan kontribusi positif bagi perusahaan,” ujar Yoka.
Sebagai langkah awal, Yoka menegaskan akan memulai masa kerjanya dengan melakukan induction atau perkenalan menyeluruh terhadap sistem dan sumber daya insani (SDI) di lingkungan internal perusahaan.
“Kalau saya hari ini, pertama bekerja yang saya lakukan adalah induction, mulai dari SDI maupun sistem di dalam. Karena jika kita bicara ekspansi, yang perlu dibenahi adalah internal dulu — mulai dari SDI sampai dengan sistem,” jelasnya.
Terkait posisi Direktur Operasional dan Kepatuhan yang masih kosong setelah pengunduran diri Zamroni Tama, Yoka mengakui posisi tersebut sangat vital dalam menjaga stabilitas teknis dan operasional perusahaan.
“Memang sangat challenging, karena di perbankan ada dua sisi: bisnis dan operasional. Soal operasional dan kepatuhan ini penting sekali. Tapi saya yakin tim pansel dan Pemkot Cilegon sedang berupaya agar jabatan itu segera terisi,” ungkap Yoka.
Sambil menunggu pengisian posisi tersebut, Yoka menyebut dirinya siap bekerja sebagai ‘single fighter’ untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai arah restrukturisasi yang telah ditetapkan dalam RUPS-LB.
“Tapi sebelum itu otomatis saya yang single fighter, harus siap, harus bisa menjaga dukungan semua pihak, termasuk menjalankan langkah ekspansi dan pembenahan,” tegas Yoka.
Yoka menutup pembicaraan dengan optimisme bahwa sinergi antara manajemen baru dan Pemerintah Kota Cilegon akan membawa BPRS Cilegon Mandiri menjadi lembaga keuangan syariah daerah yang lebih profesional dan berdaya saing.
Reporter: Adam Fadillah











